Sepuluh Tahun Menjaga Alam, Kopling Argopuro Perkuat Pelestarian Lingkungan
- 17 Sep 2026 10:38 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang- Menjaga lingkungan bukan pekerjaan yang selesai dalam satu kegiatan. Dibutuhkan kepedulian yang dirawat terus-menerus, sekaligus keterlibatan banyak pihak agar upaya menjaga hutan, sumber mata air, dan lingkungan tetap berjalan dari waktu ke waktu.
Semangat itulah yang tercermin dalam perjalanan Kopling Argopuro yang telah memasuki satu dasawarsa. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang mengapresiasi konsistensi komunitas tersebut dalam melakukan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan sekaligus membuka ruang kolaborasi agar gerakan serupa semakin kuat.
Kepala DLH Kabupaten Lumajang, Hertutik, mengatakan komunitas lingkungan memiliki peran penting dalam mengajak masyarakat terlibat secara langsung dalam menjaga lingkungan.
“Kami mengapresiasi konsistensi Kopling Argopuro selama sepuluh tahun. Apa yang dilakukan merupakan aksi nyata yang perlu terus didukung dan diperkuat melalui sinergi bersama,” ujarnya.
Menurut Hertutik, pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama. Karena itu, DLH Lumajang terus membuka ruang kolaborasi dengan komunitas maupun berbagai pihak dalam kegiatan konservasi dan edukasi lingkungan.
Kolaborasi tersebut penting karena persoalan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kondisi alam, tetapi juga dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab.
Kopling Argopuro sendiri mulai diinisiasi pada Agustus 2015 dan resmi dibentuk setahun kemudian. Selama perjalanannya, komunitas tersebut aktif melakukan konservasi sumber mata air, reboisasi, aksi nyata, serta edukasi kepada masyarakat.
Pembina Kopling Argopuro, Ali Ridho, mengatakan perjalanan selama sepuluh tahun menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh melalui kebersamaan.
“Kami berharap ke depan dukungan dan sinergi dengan pemerintah maupun pihak lainnya semakin kuat, sehingga kegiatan konservasi yang kami lakukan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Harapan tersebut menunjukkan bahwa satu dasawarsa perjalanan Kopling Argopuro tidak hanya menjadi penanda usia komunitas. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kerja bersama dalam menjaga lingkungan.
Peringatan satu dekade Kopling Argopuro digelar di Balai Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Selasa 15 September 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri DLH Kabupaten Lumajang, Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Perhutani, Forkopimca Pronojiwo, unsur TNI-Polri, serta sejumlah komunitas lingkungan lainnya.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan jejaring yang luas. Pemerintah, komunitas, pengelola kawasan, dan masyarakat memiliki ruang masing-masing untuk mengambil bagian sesuai peran dan kapasitasnya.
Bagi masyarakat, keberlanjutan gerakan konservasi memiliki arti penting, terutama dalam menjaga sumber daya lingkungan yang menopang kehidupan sehari-hari. Sumber mata air, kawasan hutan, dan lingkungan yang terawat bukan hanya menjadi kepentingan komunitas, tetapi juga menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat secara luas.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, gerakan menjaga lingkungan diharapkan tidak berhenti pada momentum tertentu, tetapi dapat tumbuh menjadi kepedulian bersama yang berlangsung secara berkelanjutan. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/DLH/Fad/An-m)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....