ASDP Ketapang Siagakan Kapal Khusus Angkut Motor
- 29 Mar 2026 17:42 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry menyiagakan kapal khusus untuk mengangkut sepeda motor pada puncak arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, Minggu, 29 Maret 2026. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat layanan penyeberangan seiring meningkatnya jumlah pemudik roda dua.
Wakil Direktur PT ASDP Indonesia Ferry, Yossiannis Marciano, mengatakan sepeda motor menjadi prioritas utama dalam pelayanan arus balik Lebaran tahun ini. Selain itu, ASDP juga menambah loket pelayanan kendaraan roda dua dengan memanfaatkan loket yang sebelumnya digunakan untuk kendaraan barang.
“Kami memaksimalkan beberapa kapal untuk memuat sepeda motor secara penuh karena sepeda motor menjadi prioritas utama, agar segera disebrabgkan ke Bali, dalam arus balik,” ujar Yossiannis.
Selain sepeda motor, prioritas penyeberangan juga diberikan kepada bus dan kendaraan penumpang. Sementara itu, kendaraan logistik seperti truk diarahkan ke buffer zone yang telah disiapkan di luar area pelabuhan.
“Kami memohon kesabaran kepada pengemudi truk karena saat ini kami harus memprioritaskan kendaraan penumpang terlebih dahulu,” ungkap Yossiannis.
Bayu salah satu pemudik asal Sempu mengatakan berangkat dari rumah sekitar pukul 12:00 Wib, Ia mengaku baru bisa masuk pelabuhan sekitar pukul 14:30, karena memangn kondisi jalan yang cukup padat, utamnya tiga kilometer menuju pelabuhan Katapang.
"Tadi menunggu sekitar 30 menitan sebelum akhirnya masuk di pelabuhan Ketapang," ucap Bayu,
Untuk mendukung kelancaran arus balik, ASDP mengoperasikan sebanyak 32 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Penambahan armada juga akan dilakukan jika terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.
“Kami menyiapkan 32 kapal dan akan menambah apabila terjadi eskalasi peningkatan penumpang,” tutur Yossiannis.
ASDP juga menerapkan delaying system bagi kendaraan logistik guna mengurangi kepadatan di dalam pelabuhan. Dengan sistem tersebut, antrean kendaraan yang sebelumnya mencapai sekitar 4 kilometer kini berangsur terurai menjadi sekitar 2 kilometer.
Hingga Minggu 29 maret 2026, pukul 12.00 WIB, ada sebanyak 97.683 unit kendaraan atau sekitar 59 persen yang telah menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk. Sementara jumlah penumpang yang telah menyeberang mencapai 314.491 orang atau sekitar 61 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....