Arus Balik Pelabuhan Ketapang Meningkat, 16 Buffer Zone Disiapkan

  • 24 Mar 2026 13:13 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Aktivitas arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mulai mengalami peningkatan pada Selasa, 24 Maret 2026. Sebagai langkah antisipasi Operator pelayaran dan Instansi terkait menyaipkan 16 Bufer Zone di jalur menuju pelabuhan ASDP ketapang Banyuwangi.

Berdasarkan pantuan RRI, kawasan pelabuhan ASDP Ketapang mulai dipadati pemudik, khususnya pengguna kendaraan roda dua, dengan puncak arus balik diprediksi terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026 hingga Minggu, 29 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, berbagai pihak menggelar rapat koordinasi (rakor) di Posko ASDP Ketapang, Selasa, 24 Maret 2026. Rakor ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, PT ASDP Indonesia Ferry, Forkopimda, serta stakeholder terkait.

Rakor tersebut juga terhubung secara daring dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo guna memastikan kesiapan pengamanan dan kelancaran arus balik di lintasan penyeberangan Jawa–Bali.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan pada periode puncak arus balik. Ia juga menyarankan pemudik memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diterapkan pemerintah.

“Bagi pemudik bisa mengatur waktu perjalanan, dan terus memantau informasi agar tidak terjadi kepadatan. Apalagi pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Work From Anywhere (WFA), yang bisa dimanfaatkan sebagai alternatif memilih waktu perjalanan,” ujar Mujiono, Selasa 24 Maret 2026.

Sebagai langkah mitigasi, sebanyak 16 titik buffer zone atau kantong parkir telah disiapkan di sekitar Pelabuhan Ketapang untuk menampung kendaraan jika terjadi lonjakan volume. Buffer zone ini menjadi kunci dalam mengurai kepadatan sebelum kendaraan masuk ke area pelabuhan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan menambahkan, sejumlah lokasi tambahan juga disiagakan sebagai kantong parkir, seperti kawasan RTK Tanjungwangi, Terminal Sritanjung, SPBU Sritanjung, hingga kawasan Grand Watu Dodol.

“Ada 16 titik buffer zone yang disiapkan untuk menampung kendaraan jika terjadi kepadatan,” kata Rofiq.

Selain itu, petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, SAR, relawan, serta berbagai unsur terkait telah disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman dan terkendali selama periode arus balik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....