Pemesanan Tiket Ferizy Ketapang-Gilimanuk Masih Minim

  • 11 Mar 2026 13:43 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pemesanan tiket mudik penyeberangan melalui aplikasi Ferizy di lintasan Ketapang–Gilimanuk masih tergolong rendah. Hingga H-10 Lebaran, jumlah pemesanan tiket bahkan belum mencapai 10 persen dari total kuota yang disediakan.

General Manager ASDP Ketapang, Arief Eko, mengatakan hingga saat ini kondisi pemesanan tiket masih relatif sepi dan belum menunjukkan lonjakan signifikan. Berdasarkan data di aplikasi Ferizy, pemesanan tiket mudik 2026 di lintasan Ketapang–Gilimanuk masih di bawah 10 persen.

“Update terakhir sampai sekarang kondisi pemesanan tidak sampai 10 persen. Untuk kuota tiket masih aman, hingga kini juga tidak ada lonjakan penumpang signifikan. Situasinya masih normal,” ujar Arief Eko, Rabu, 11 Maret 2026.

Arief menjelaskan puncak arus mudik di lintasan Ketapang–Gilimanuk diperkirakan berbarengan dengan Hari Raya Nyepi umat Hindu di Bali. Pada momen tersebut, penyeberangan akan ditutup sementara selama 37 jam, mulai Rabu, 18 Maret 2026 hingga Jumat, 20 Maret 2026.

Karena itu, ASDP mengimbau masyarakat yang akan menyeberang agar memesan tiket lebih awal guna menghindari kepadatan menjelang penutupan penyeberangan.

“Prediksi kami karena ada penutupan, kemungkinan masyarakat akan mudik lebih awal antara 14 sampai 17 Maret. Sebelum itu kami imbau masyarakat segera memesan tiket supaya perjalanan lebih tenang dan lancar,” ucap Arief.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik, ASDP telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Salah satunya dengan menyiapkan buffer zone atau kantong parkir sementara di beberapa lokasi, seperti kawasan Watu Dodol dan Bulusan.

Pada angkutan Lebaran 2026, jumlah armada yang disiapkan di lintasan Ketapang–Gilimanuk mencapai 55 kapal. Dari jumlah tersebut, rata-rata 28 kapal dioperasikan setiap hari sehingga masih tersedia kapal cadangan jika terjadi lonjakan penumpang.

Rekomendasi Berita