Peringatan Internasional 25 Maret Ini Bikin Mewek!

  • 25 Mar 2024 04:39 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Setiap tahun, pada tanggal 25 Maret diperingati sebagai “International Day of the Unborn Child” atau Hari Anak yang Belum Dilahirkan Internasional. Dilansir dari beberapa sumber, tujuan inti dari peringatan ini, untuk meningkatkan kesadaran tentang nilai dan pentingnya anak yang belum lahir serta untuk mempromosikan perlindungan hak-hak mereka.

Peringatan ini juga merupakan hari penentangan terhadap aborsi, dengan menekankan pentingnya menghormati kehidupan sejak saat pembuahan. Selain itu, juga bertujuan untuk mencegah aborsi ilegal dan tidak diinginkan serta menghormati eksistensi kehidupan manusia sejak awal di dalam rahim ibu.

Aborsi karena berbagai alasan seperti kehamilan yang tidak diinginkan, kesulitan keuangan, masalah kesehatan, faktor sosial ekonomi, diskriminasi gender atau alasan egois lainnya, dianggap sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia dan sebuah kerugian. Dengan demikian, “International Day of the Unborn Child” menjadi simbol dari pengakuan terhadap hak-hak dasar dan martabat setiap kehidupan manusia, bahkan sebelum mereka lahir ke dunia ini.

Peringatan ini pun mengajak masyarakat untuk merenungkan tentang pentingnya setiap kehidupan dan untuk berdiri bersama dalam melindungi hak-hak mereka yang paling rentan. Jika melihat sejarah peringatan ini, dirangkum dari berbagai sumber, Paus Yohanes Paulus II lah yang menetapkan hari ini di Argentina, bertepatan dengan Hari Raya Kabar Sukacita.

Hari itu dipandang oleh Yohanes Paulus II sebagai pilihan positif yang mendukung kehidupan dan penyebaran budaya hidup untuk menjamin penghormatan terhadap martabat manusia dalam segala keadaan. El Salvador adalah negara pertama yang mengakui Hari Hak untuk Dilahirkan, yang didirikan pada tahun 1993.

Menyusul kemudian, Argentina, Chili, Guatemala, dan Republik Kosta Rika mengikuti jejak tersebut dengan menetapkan Hari Bayi Belum Lahir pada tahun 1998, Hari Bayi yang Dikandung dan Bayi yang Belum Lahir pada tahun 1999, Hari Bayi Belum Lahir Nasional pada tahun 2000, dan Hari Kehidupan Sebelum Kelahiran Nasional pada tahun 2001. Pada tahun 2000, Nikaragua menjadi negara pertama yang memperingati Hari Anak yang Belum Dilahirkan, diikuti oleh Republik Dominika pada tahun 2001 dan Peru pada tahun 2002.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....