Latar Belakang Peringatan Hari Daur Ulang Ponsel Internasional

  • 26 Jan 2026 08:01 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Hari Daur Ulang Ponsel Internasional diperingati setiap tahun pada tanggal 25 Januari. Merujuk laman National Today, peringatan lingkungan ini diinisiasi oleh Jane Goodall Institute pada tahun 2015.

Adapun fokus utama peringatannya mengajak publik agar mendaur ulang ponsel lama mereka. Diketahui, perangkat bekas mengandung material berharga seperti emas, perak, serta tembaga.

Melakukan daur ulang akan mencegah pemborosan sumber daya alam yang sangat terbatas. Kampanye awal gerakan ini bernama 'The Forest Is Calling'.

Pertambangan bahan ponsel kerap kali merusak habitat satwa liar di hutan. Tak hanya itu, pertambangan mineral di daerah konflik juga memicu masalah tenaga kerja.

Mendaur ulang ponsel secara benar dapat mengurangi polusi akibat manufaktur. Langkah kecil ini memberikan dampak besar untuk melindungi kesehatan planet bumi.

Setiap tahunnya ada jutaan ponsel yang dibuang begitu saja. Masyarakat dapat merayakan hari ini dengan menukar ponsel ke gerai resmi. Beberapa badan amal seperti British Heart Foundation juga menerima ponsel bekas.

Fasilitas daur ulang lokal umumnya menyediakan tempat sampah elektronik khusus. Masyarakat bisa mengubah ponsel lama menjadi kamera keamanan rumah. Mengumpulkan ponsel bersama mampu meningkatkan kesadaran terhadap limbah elektronik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....