Ricky Wulur Pimpin PBSI Yapen Menuju Kebangkitan Baru
- 10 Des 2025 08:59 WIB
- Serui
KBRN, Serui: 10 Desember 2025 Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kepulauan Yapen masa bakti 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Gedung Silas Papare, Serui. Pelantikan ini menjadi titik awal kebangkitan olahraga bulutangkis di daerah yang selama ini sempat vakum.
Acara pelantikan turut disaksikan oleh Ketua Harian KONI Kepulauan Yapen, jajaran pengurus KONI, Ketua Bidang Organisasi KONI Kepulauan Yapen, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Sonny A. Woria.

Penandatanganan berita acara pelantikan PBSI Kepulauan Yapen
Ketua PBSI Kepulauan Yapen, Ricky Wulur, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa memimpin PBSI merupakan pengalaman baru baginya. Ia mengajak seluruh pengurus dan komunitas bulutangkis untuk bekerja bersama, bahu membahu memajukan cabang olahraga ini di Kepulauan Yapen. Ricky juga menyoroti belum tersedianya pelatih bulutangkis di Serui, sehingga ia berharap KONI dapat membantu menghadirkan pelatih demi memperkuat pembinaan atlet.
Ricky menargetkan agar bulutangkis dapat menjadi olahraga favorit setelah sepak bola di Kepulauan Yapen. Ia mendorong para pimpinan PB agar lebih aktif melakukan pembinaan karena antusiasme masyarakat terhadap bulutangkis cukup besar.
Sementara itu, Ketua Bidang Turnamen dan Pertandingan PBSI Provinsi Papua, Kamarudin Kadir, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulutangkis di Kepulauan Yapen telah lama vakum. Ia berharap kepengurusan baru dapat membangkitkan kembali olahraga ini melalui kerja sama yang solid. Ia juga menekankan pentingnya penyusunan agenda pertandingan pascapelantikan untuk melahirkan putra-putri Papua yang berprestasi, khususnya pada kelompok umur.

Ketua Harian Koni Kepulauan Yapen - Mikha Runaweri
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Kepulauan Yapen melalui Ketua Harian, Mikha Runaweri, menyampaikan tiga pesan penting kepada pengurus PBSI periode 2025–2029:
- Penguatan dan Pembinaan Atlet Usia Dini
Mikha menegaskan bahwa potensi anak-anak Yapen sangat besar. Mereka memiliki bakat yang membutuhkan sentuhan, perhatian, dan pembinaan sistematis sejak usia dini. Pembinaan harus dilakukan secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan karena fondasi prestasi terbentuk dari masa kanak-kanak. - Kerja Sama dan Kolaborasi
Ia menekankan bahwa PBSI Kepulauan Yapen tidak bisa berjalan sendiri. Kemitraan dengan KONI, pemerintah daerah, dan pihak swasta sangat dibutuhkan. Dunia olahraga modern tidak dapat berkembang tanpa kolaborasi dan sinergi antarlembaga. - Prestasi Harus Menjadi Target Utama
Prestasi membutuhkan disiplin, konsistensi, dan sportivitas. Mikha berharap PBSI mampu melahirkan atlet-atlet profesional. Ia mengingatkan bahwa sejarah membuktikan atlet besar sering lahir dari daerah kecil dan terpencil. KONI Yapen menyatakan komitmennya untuk selalu mendukung dan bersinergi dalam membangun olahraga yang profesional, tertata, dan berorientasi pada prestasi.
Acara pelantikan berlangsung tertib dan penuh semangat, ditutup dengan sesi foto bersama pengurus PBSI yang baru, perwakilan pemerintah daerah, jajaran KONI, serta para tamu undangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....