Permintaan Meningkat, Pemprov Sumbar Kaji Alur Distribusi Minyakita
- 14 Mar 2025 15:27 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasco Ruseimy menyebut akan menerapkan jalur distribusi yang tepat sasaran agar ketersediaan produk minyak goreng rakyat (MGR) atau Minyakita memadai di tingkat pengecer atau pedagang. Menurutnya, berdasar hasil pengamatan terhadap sejumlah pedagang di Pasar Tradisional, permintaan minyak goreng rakyat tersebut meningkat namun tidak diiringi dengan stok yang memadai.
Vasco menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar akan mengkaji alur distribusi produk Minyakita bersama instansi terkait, seperti Bulog hingga Dinas Perdagangan. Menurutnya, hal tersebut agar pendistribusian 'Minyak Kita' berjalan sesuai prosedur, tepat sasaran serta menghindari praktik penyelewengan harga yang merugikan masyarakat.
“Dibanding beberapa produk-produk lain, memang harga Minyakita termasuk yang paling murah, tinggal masalah distribusinya harus lebih di kontrol dan seterusnya, biar penjualannya merata. Kami akan pelajari dulu masalahnya, nanti akan kami hubungkan dengan pihak terkait, agar menghasilkan sebuah solusi yang baik,” kata Vasco Ruseimy, Jumat, (14/3/2025) .
Sementara itu, salah satu pengecer Minyakita di Pasar Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Dafri menyebut, ketersediaan minyak goreng rakyat tersebut terbatas, sementara permintaan pembeli meningkat. Ia berharap, distributor resmi dapat menjualkan langsung produk minyak goreng tersebut ke tingkat pengecer, sehingga penjualan minyak goreng subsidi tersebut merata.
“Stoknya kurang, karena peminatnya tinggi, harganya juga lebih murah dari minyak eceran. Harapannya distributornya langsung yang menjual ke tokok-toko atau pedagang, jadi stoknya merata,” kata Dafri.
Dafri menambahkan, memesan produk Minyakita dari Bulog seharga Rp185 ribu per kartonnya dengan kuota sebanyak 10 karton. Harganya bervariasi, untuk ukuran 1 liter dijual seharga Rp16 ribu, sementara ukuran 2 liter seharga Rp33 ribu.
“10 karton Minyakita isinya 120 liter. Kalau di bulan Ramadan ini sehari bisa terjual, 25 karton,” ujarnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....