Gunung Kawi: Persimpangan Ziarah, Mitos, dan Keyakinan Masyarakat

  • 05 Jul 2026 14:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gunung Kawi sebagai ruang ziarah sekaligus pusat lahirnya mitos pesugihan yang terus berkembang di masyarakat.
  • Perbedaan tafsir antara pengelola, peziarah, dan otoritas agama tentang praktik ritual dan batas keyakinan.
  • Ekonomi lokal, cerita turun-temurun, dan arus informasi digital memperkuat citra Gunung Kawi di ruang publik.

Di tengah derasnya arus informasi, batas antara fakta, pengalaman pribadi, dan mitos sering kali menjadi semakin sulit dibedakan. Potongan cerita yang terus diulang akhirnya membentuk keyakinan baru, meskipun belum tentu dapat dibuktikan secara nyata.

Seorang pemandu wisata Gunung Kawi, Harmoko menghabiskan kesehariannya mencari pengunjung yang ingin berdoa demi memperoleh keberuntungan dan kekayaan hidup. Selain mendampingi ritual, ia menyediakan layanan penginapan, mengantar ke makam keramat, hingga menjadi fotografer pribadi bagi pengunjung.

Selama tiga puluh tahun, Harmoko menjalani pekerjaan tersebut dengan membangun hubungan baik bersama para pengunjung yang terus berdatangan. Baginya, setiap tamu memiliki kebutuhan berbeda sehingga pelayanan dilakukan secara ramah, sabar, dan menyesuaikan tujuan kedatangan masing-masing.

"Warga sini, anak mudanya rata-rata bekerjanya sebagai calo. Saya sih punya beberapa nasabah tetap. Mereka kemari hampir setiap bulan, kadang kalau bulan Suro, saya sampai kewalahan," katanya saat dihubungi RRI, Jumat 3 Juli 2026.

Ia hampir tidak pernah menggunakan istilah pesugihan ketika menjelaskan praktik spiritual yang dilakukan sebagian besar para pengunjung tersebut. Ia lebih memilih menyebutnya sebagai lelaku Kandang Bubrah, karena dianggap lebih tepat menggambarkan rangkaian laku spiritual yang dijalankan.

"Jadi kandang bubrah itu artinya kita merenovasi rumah kita setelah berdoa di sini, waktunya beragam. Tujuannya, biar (penunggu) di rumah kita itu betah, dan membantu kita cari rezeki," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....