Peran Krusial Pakistan dalam Pembicaraan Damai Iran-AS

  • 15 Apr 2026 19:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pakistan berhasil melakukan apa yang tidak bisa dilakukan negara lain dengan memanfaatkan geografi, agama, dan hubungan regional.
  • Pakistan sebagai mediator pertemuan “Islamabad Talks 2026” mendorong kedua pihak untuk terus melanjutkan gencatan senjata yang disepakati pada 7 April 2026.
  • Pakar Hubungan Internasional menyebut Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Gerakan Non Blok (GNB), dinilai tepat untuk menjadi mediator selanjutnya.

Pakistan berhasil melakukan apa yang tidak bisa dilakukan negara lain dengan memanfaatkan geografi, agama, dan hubungan regional. Negara ini memiliki hubungan dekat dengan negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan Qatar.

Pakistan berbagi perbatasan yang panjang dan sensitif dengan Iran, pelabuhannya terletak dekat dengan salah satu titik rawan energi paling penting di dunia, yaitu Selat Hormuz. Serta, hubungannya dengan Tiongkok menambah lapisan relevansi strategis lainnya.

Tidak seperti beberapa mediator lain di kawasan ini, Pakistan tidak menjadi tuan rumah pangkalan militer AS. Namun, kepala angkatan daratnya yang berpengaruh, Asim Munir, adalah "marsekal lapangan favorit" Donald Trump.

Pertemuan tertutup untuk publik dengan pengamanan ekstra ketat pembicaraan damai Iran dan AS itu berlangsung pada 11–12 April 2026 di Serena Hotel, Islamabad. Pakistan turut menyiagakan sekitar 10.000 pasukan pengamanan selama “Islamabad Talks 2026” berlangsung.

Adapun delegasi AS dipimpin Wapres JD Vance, Utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat presiden Jared Kushner. Kemudian, bersama dengan hampir 300 anggota, termasuk Penasihat Keamanan Nasional, Andrew Baker.

Sedangkan, di dalam pertemuan ini delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf. Serta, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dengan total delegasi sekitar 70 anggota.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif (kanan) saat menerima kunjungan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf (kiri), di kantornya sebelum dimulainya "Islamabad Talk 2026" (Foto: Dokumentasi/Instagram/Shehbaz Sharif)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....