Peran Krusial Pakistan dalam Pembicaraan Damai Iran-AS
- 15 Apr 2026 19:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pakistan berhasil melakukan apa yang tidak bisa dilakukan negara lain dengan memanfaatkan geografi, agama, dan hubungan regional.
- Pakistan sebagai mediator pertemuan “Islamabad Talks 2026” mendorong kedua pihak untuk terus melanjutkan gencatan senjata yang disepakati pada 7 April 2026.
- Pakar Hubungan Internasional menyebut Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Gerakan Non Blok (GNB), dinilai tepat untuk menjadi mediator selanjutnya.
Pelaksanaan “Islamabad Talks 2026” diumumkan Perdana Menteri Shehbaz Sharif pada Selasa 7 April 2026. Di dalam unggahan X, Sharif turut menyebut, ia telah mengundang delegasi Iran dan AS untuk bertemu di Islamabad pada Jumat 10 April 2026.
Sebelumnya di hari yang sama, Presiden Amerika Serikat (AS) mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dalam perang dengan Iran. Pengumuman Trump pada Selasa malam itu terjadi setelah upaya mediasi oleh kepala militer Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif.
Dalam sebuah pernyataan Teheran akan menghentikan serangan balasan dan menyediakan jalur aman melalui jalur air tersebut, jika serangan terhadapnya berhenti. Kata Menlu Iran, Abbas Araqchi dilansir Reuters.
Delegasi AS dipimpin Wapres JD Vance, dan delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf. Pertemuan ini sekaligus merupakan pertemuan langsung pertama antara AS dan Iran lebih dari satu dekade dan diskusi tingkat tertinggi sejak Revolusi Islam 1979.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....