Kondisi TK Pertiwi Rusak, Minta Perbaikan Segera
- 12 Jun 2025 10:44 WIB
- Serui
KBRN, Serui : Momen penamatan Tahun Ajaran 2024/2025 di TK Pertiwi Empat Serui diwarnai dengan harapan besar dari pihak sekolah terhadap perhatian pemerintah, terutama terkait kondisi infrastruktur yang mulai rusak dan kebutuhan kesejahteraan tenaga pendidik.
Sebanyak 92 peserta didik, terdiri dari 77 siswa TK dan 15 anak kelompok bermain, resmi ditamatkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar. Dalam sambutannya, Kepala TK Pertiwi Empat Serui, Astri Rosita Sarbini, menyampaikan bahwa proses pembelajaran di sekolah ini telah mengadaptasi Kurikulum Merdeka, disertai kegiatan ekstrakurikuler seperti komputer kids, bahasa Inggris dasar, seni tari, dan drumband.
| Baca juga: RSUD Serui Pastikan Stok Oksigen Aman |
Namun, di balik keberhasilan mendidik anak-anak usia dini, Astri mengungkapkan keprihatinan atas kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan serius. Beberapa tiang penyangga teras sekolah telah dimakan rayap, dan sekolah membutuhkan kanopi tambahan untuk mendukung aktivitas belajar luar ruangan.
“Kondisi tiang pada teras sekolah saat ini sudah banyak yang rusak. Kami berharap ada renovasi dan pembangunan kanopi agar kegiatan belajar anak-anak tetap aman dan nyaman,” ujar Astri.
TK Pertiwi Empat Serui memiliki 14 ruangan, yang terdiri atas kelas, ruang tata usaha, kantor, dan kamar mandi. Menurut Astri, kondisi fisik gedung perlu segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Yapen agar proses pembelajaran tidak terganggu.
Selain perbaikan infrastruktur, Kepala Sekolah juga menyampaikan harapan agar para guru honorer TK mendapat perhatian lebih, khususnya dalam hal pengangkatan menjadi ASN.
“Melalui penamatan ini, kami juga berharap para guru honorer, bukan hanya di TK Pertiwi, tetapi juga di TK lain di Yapen, bisa mendapat perhatian dan peluang untuk diangkat menjadi ASN,” tambahnya.
Acara penamatan berlangsung meriah dengan penampilan seni dari siswa, mulai dari tarian, drumband, bernyanyi, hingga hafalan doa-doa pendek dan ayat Al-Qur’an. Suasana haru dan bangga menyelimuti para guru, orang tua, dan undangan yang hadir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....