Sepak Bola Modern dan Lahirnya FIFA

  • 24 Mei 2025 21:11 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Seiring berkembangnya zaman, sepak bola mulai dikenal luas, tak hanya terbatas di komunitas kecil atau militer, tetapi merambah ke lingkungan sekolah dan universitas. Perkembangan ini mulai tampak sejak tahun 1815 di Inggris dan terus meluas hingga akhir abad ke-19.

Titik penting sejarah sepak bola modern terjadi pada 1863, ketika 11 perwakilan dari berbagai klub sepak bola berkumpul di Freemasons Tavern, London, dan mendirikan Football Association (FA). Pertemuan ini menghasilkan dasar-dasar aturan yang menjadi standar permainan sepak bola di Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia.

Tak lama setelah itu, melalui para pelaut, tentara, dan pedagang Inggris, sepak bola mulai menyebar ke berbagai belahan dunia. Popularitasnya meroket sepanjang abad ke-19, terutama di Eropa.

Sebagai respons terhadap antusiasme global ini, pada tahun 1904 didirikanlah badan sepak bola tertinggi dunia, yakni Fédération Internationale de Football Association (FIFA). FIFA menjadi pusat pengatur pertandingan internasional dan hingga kini menjadi lembaga paling berpengaruh dalam persepakbolaan dunia.

Di Indonesia, permainan sepak bola modern pertama kali dikenalkan oleh bangsa Belanda pada masa penjajahan. Pada awalnya, olahraga ini eksklusif hanya untuk orang-orang Eropa dan kaum terpelajar di Pulau Jawa.

Organisasi sepak bola pertama yang berdiri kala itu adalah Nederland Indische Voetbal Bond (NIVB). Namun seiring waktu, permainan ini mulai dikenal luas oleh masyarakat lokal. Tercatat pada tahun 1915, klub-klub sepak bola bermunculan, terutama dari komunitas Tionghoa.

Beberapa klub yang cukup disegani di masa itu antara lain UMS Jakarta dan Surabaya, yang kemudian menjadi simbol kejayaan sepak bola Hindia Belanda. Tonggak sejarah penting terjadi pada 19 April 1930, ketika lahir Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta, dipimpin oleh tokoh nasionalis Soeratin Sosrosoegondo.

Tujuan utama pendirian PSSI bukan sekadar olahraga, tetapi sebagai alat perjuangan melawan penjajahan Belanda dan membangkitkan nasionalisme di kalangan pemuda. Kompetisi resmi pertama PSSI dimulai pada tahun 1931 dan terus berlangsung hingga 1941, sebelum terhenti karena pendudukan Jepang dan masa-masa awal kemerdekaan. Baru pada tahun 1951, PSSI kembali aktif dan menjadi motor penggerak kebangkitan sepak bola nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....