Waspada DBD, Polisi Lakukan Fogging di Tayan Hilir

  • 21 Jul 2026 20:57 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih mengancam kesehatan masyarakat mendorong aparat kepolisian di Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau bersama tenaga kesehatan meningkatkan upaya pencegahan. Polsek Tayan Hilir bersama Dinas Kesehatan melaksanakan fogging komplek pemukiman warga di Dusun Beginjan, Desa Beginjan, Kecamatan Tayan Hilir, sebagai langkah memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti.

Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Kusdarwanto mengungkapkan, kegiatan fogging dilaksanakan setelah adanya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran DBD di lingkungan permukiman warga dengan status daerah endemik. Pengasapan difokuskan pada kawasan yang dinilai berisiko menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah.

"Kami terjun langsung dalam kegiatan fogging untuk memastikan pelaksanaannya berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Pencegahan DBD hanya akan berhasil apabila seluruh pihak memiliki kepedulian menjaga kebersihan lingkungan," kata Kusdarwanto, Selasa 21 Juli 2026.

Kapolsek mengatakan, kehadiran personel kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mencegah penyebaran penyakit DBD yang berpotensi menjadi kejadian luar biasa. Menurutnya, pengendalian penyakit tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Petugas dari Puskesmas, Anggota Koramil dan personel Polsek Tayan Hilir melakukan persiapan fogging, Selasa 21 Juli 2026. (Foto: Dok .Polres Sanggau)

Ia menjelaskan, fogging hanya berfungsi membunuh nyamuk dewasa dan bukan menghilangkan jentik. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap menjalankan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

"Kami mengimbau masyarakat tidak hanya mengandalkan fogging. Kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan 3M Plus menjadi langkah paling efektif untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD," ujarnya.

Selain melakukan pengasapan, kata Kusdarwanto, petugas kesehatan bersama aparat juga memberikan edukasi kepada warga mengenai gejala awal DBD. Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi selama beberapa hari, disertai nyeri otot, muncul bintik merah pada kulit, atau tanda-tanda perdarahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....