Pelajar SDN 3 Sontas Numpang Belajar di Balai Dusun

  • 09 Jul 2026 20:53 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SDN 03 Sontas di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau berjalan lancar. Meski begitu, kondisi sekolah yang rusak membuat para orangtua enggan menyekolahkan anaknya di SD perbatasan tersebut.

Hal itu diungkapkan Yulia Suriati Tohcin, guru SDN 03 Sontas dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Kamis 9 Juli 2026. Dikatakan, kerusakan gedung tempatnya mengajar memengaruhi kepercayaan sebagian masyarakat, karena berkaitan dengan keamanan selama kegiatan belajar-mengajar.

"Kalau untuk pelaksanaan SPMB tetap sesuai dengan jadwal. Administrasi dan proses pendaftaran juga berjalan lancar. Namun, orang tua kadang-kadang berpikir berkaitan dengan kondisi gedung sekolah karena mereka memikirkan keselamatan anak-anak saat belajar," kata Yulia

Ia menilai, kerusakan bangunan membuat kegiatan belajar mengajar tidak lagi berlangsung secara optimal di ruang kelas sekolah. Selama tiga tahun terakhir, sekolahnya juga menggunakan Balai Dusun Sontas dan gedung taman kanak-kanak yang sudah tidak digunakan.

"Ruang kelas kami mengalami kerusakan, mulai dari lantai yang roboh hingga atap yang bergeser. Karena itu, selama tiga tahun terakhir kami menggunakan Balai Dusun dan gedung TK untuk kegiatan belajar mengajar," ujarnya.

Tidak hanya keselamatan siswa, Yulia menambahkan, kondisi tersebut juga memengaruhi guru dalam proses pembelajaran di kelas. Guru tidak hanya berkonsentrasi menyampaikan materi, tetapi juga harus terus memastikan keselamatan peserta didik selama kegiatan belajar berlangsung.

"Kami sebenarnya ingin fokus mengajar, tetapi selalu memikirkan keselamatan anak-anak. Apalagi saat mereka bergerak atau bermain di dalam kelas, kami harus terus mengawasi karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.

Yulia berharap, peserta didik di wilayah perbatasan dapat belajar di ruang kelas yang aman dan nyaman. Menurutnya, lingkungan belajar yang layak akan mendukung proses pembelajaran sekaligus meningkatkan rasa percaya orang tua terhadap sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....