Data Bansos di Sanggau Masih Belum Valid, Dinsos Terus Lakukan Verifikasi

  • 09 Jul 2026 07:53 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Sanggau. Hingga kini, pemerintah daerah masih menemukan berbagai persoalan pada data penerima bansos yang belum sepenuhnya valid.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Sanggau, Aang Syahroni, mengatakan masih terdapat ketidaksinkronan antara data yang dimiliki pemerintah kabupaten dengan data yang ada di tingkat desa. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi akurasi penyaluran bantuan kepada masyarakat.

"Masih ditemukan masyarakat yang sebenarnya sudah mampu, tetapi masih terdata sebagai penerima bantuan sosial sehingga data ini terus kami lakukan verifikasi agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran," kata Aang Syahroni dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya pemerintah menggunakan sistem pengelompokan berdasarkan desil satu hingga desil empat sebagai dasar penentuan masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial. Kelompok tersebut menjadi acuan penerima bansos yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Meski demikian, kata Aang, pihaknya masih menemukan warga yang secara kondisi ekonomi telah dinilai mampu, tetapi namanya masih tercantum sebagai penerima bantuan sosial. Temuan tersebut menjadi salah satu fokus dalam proses pembaruan data penerima bansos.

Ia menjelaskan proses pemutakhiran data dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah desa serta berbagai pihak terkait. Langkah tersebut dinilai penting agar data yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

Aang, menyebut, verifikasi juga dilakukan untuk menghindari terjadinya tumpang tindih data penerima bantuan sosial. Dengan data yang lebih akurat, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tidak berhak menerima bantuan, sementara warga yang membutuhkan justru terlewatkan.

Diakuinya, Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Sanggau berkomitmen terus memperbaiki kualitas basis data penerima bansos secara berkelanjutan. Pembaruan data menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas program perlindungan sosial.

Aang berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat dapat mempercepat penyempurnaan data penerima bantuan sosial. Dengan demikian, seluruh program bansos dapat disalurkan secara adil, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....