Potensi Karhutla Meningkat, Ribuan Titik Panas Terdeteksi di Sanggau

  • 27 Jul 2026 13:05 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sanggau terus meningkat di musim kemarau 2026. Sepanjang Januari-Juli, terdapat 1.340 hotspot terdeteksi di Kabupaten Sanggau.

Sigit Purnomo, Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Sanggau mengatakan, pemantauan kondisi karhutla dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi bersama pemerintah kecamatan, desa, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut bertujuan mempercepat penanganan apabila ditemukan indikasi kebakaran di lapangan.

"Berdasarkan laporan BMKG, sepanjang tahun 2026 jumlah hotspot di Kabupaten Sanggau mencapai 1.340 titik yang tersebar di seluruh 15 kecamatan. Rinciannya terdiri atas 26 titik kategori rendah, 1.253 titik kategori sedang, dan 61 titik kategori tinggi," ujar Sigit dalam Dialog Sanggau Menyapa di RRI Sanggau, Senin 27 Juli 2026.

Ia menjelaskan, sebaran hotspot kategori tinggi masih terkonsentrasi di beberapa kecamatan sehingga menjadi perhatian dalam upaya pemantauan lapangan. Kondisi tersebut menjadi dasar BPBD bersama instansi terkait menentukan prioritas pengawasan selama musim kemarau berlangsung.

"Untuk kategori hotspot tingkat tinggi, Kecamatan Meliau mencatat 14 titik, disusul Kecamatan Kembayan sebanyak delapan titik, dan Kecamatan Parindu tujuh titik. Wilayah tersebut menjadi perhatian kami dalam melakukan pemantauan bersama pihak terkait," katanya.

Sigit mengatakan, data hotspot sepanjang tahun 2026 menjadi acuan BPBD dalam memetakan tingkat kerawanan karhutla di setiap wilayah. Informasi tersebut digunakan untuk menentukan prioritas patroli, pemantauan, serta langkah mitigasi sebelum kebakaran meluas.

"Apabila dibandingkan tahun sebelumnya, kondisi saat ini masih cenderung lebih rendah meskipun biasanya puncak musim kemarau terjadi pada Agustus. Oleh karena itu, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan karena potensi kebakaran masih dapat berkembang," ungkapnya.

Sigit mengatakan, BPBD Kabupaten Sanggau akan terus memperbarui pemantauan hotspot seiring perkembangan kondisi cuaca selama musim kemarau berlangsung. Data tersebut, Ia menambahkan, menjadi dasar pengambilan langkah pencegahan agar potensi kebakaran dapat ditangani lebih cepat sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....