Tiga Pustu Sanggau Terapkan Integrasi Layanan Primer

  • 25 Jun 2026 21:47 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori menjelaskan, Kabupaten Sanggau saat ini memiliki 98 Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di 126 desa. Menurutnya, pemerintah daerah secara bertahap mengarahkan pengembangan Pustu menjadi Pustu Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.

“Untuk pustu memang kita mengarah menjadi Pustu Integrasi Layanan Primer yang mencakup pelayanan lima klaster. Namun minimal tiga klaster sudah dapat diterapkan, yaitu klaster kesehatan ibu dan anak, klaster administrasi, dan klaster pelayanan kesehatan,” kata Najori, Kamis, 25 Juni 2026.

Najori menjelaskan, Pustu ILP membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memadai untuk menjalankan layanan. Setiap Pustu ILP idealnya didukung tiga hingga lima tenaga yang terdiri atas perawat, bidan, dan kader kesehatan dari desa setempat.

“Di Pustu ILP itu tenaga minimal tiga orang dan maksimal lima orang. Tenaga tersebut terdiri dari perawat, bidan, dan kader kesehatan yang ditunjuk dari desa setempat,” ujarnya.

Saat ini, Kabupaten Sanggau baru memiliki tiga Pustu ILP, yakni Pustu Sungai Limuko, Pustu Sungai Daun, dan Pustu Idas yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025. Sementara itu, sebagian besar Pustu lainnya masih memerlukan peningkatan fasilitas karena terdapat bangunan yang mengalami kerusakan ringan maupun berat.

“Dari 98 pustu, saat ini baru ada tiga Pustu ILP yang telah dibangun melalui anggaran DAK Tahun 2025. Karena itu, kami terus mengusulkan pembangunan Pustu ILP melalui DAK fisik ke pemerintah pusat untuk menggantikan atau memperbaiki pustu yang kondisinya belum memadai,” jelasnya.

Ia menuturkan, pada 2026 tidak terdapat program pembangunan Pustu ILP baru di Kabupaten Sanggau. Pemerintah daerah akan memfokuskan anggaran pada rehabilitasi Puskesmas Sanggau, Puskesmas Tayan, dan Puskesmas Toba serta penambahan klaster layanan, sembari menyiapkan tenaga perawat, bidan, dan kader kesehatan untuk mendukung pengembangan Pustu ILP pada tahun-tahun berikutnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....