Hotspot Tembus 1.147 Titik, BPBD Sanggau Kaji Status Darurat Karhutla
- 06 Agt 2026 21:18 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - BPBD Kabupaten Sanggau mengkaji peningkatan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi tanggap darurat menyusul masih tingginya jumlah hotspot yang terdeteksi selama musim kemarau. Data Posko Penanggulangan Bencana BPBD Sanggau mencatat sebanyak 1.147 hotspot terpantau hingga 4 Agustus 2026, dengan 96 titik berkategori tingkat kepercayaan tinggi.
“Untuk selama ini memang kami belum meningkatkan, masih dalam status siaga. Dengan evaluasi terus dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca dan situasi kebakaran di lapangan,” kata Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sanggau, Sigit Purnomo, Kamis, 6 Agustus 2026.
Data BPBD menunjukkan Kecamatan Bonti menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi mencapai 191 titik. Disusul Kecamatan Parindu sebanyak 123 titik, Kembayan 117 titik, Entikong 110 titik, dan Tayan Hulu 98 titik.
“Kalau memang kondisi cuaca ini masih tetap musim kemarau serta kondisi masih terjadinya kebakaran hutan dan lahan, tentunya memang harus kita tingkatkan untuk menjadi status tanggap darurat,” ujarnya.
Selain tingginya hotspot, BPBD juga mencatat empat kejadian karhutla dalam sepekan terakhir yang terjadi di Desa Subah Kecamatan Tayan Hilir, Embaong, Sungai Mawang, dan Inggis. Khusus di Desa Subah, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare.
“Perlu kami sampaikan untuk terkait dengan pemadaman memang selama ini yang teman-teman keluhkan dari kami terutama dari pihak BPBD beserta kawan-kawan pemadam, memang kesulitan dalam penanganan itu terhadap air. Sekarang kondisi cuaca sudah kemarau sehingga sungai-sungai sudah agak mengering,” jelasnya.
Meski demikian, BPBD mencatat tren hotspot mulai menurun dibandingkan Juli 2026. Hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir turut membantu menekan kemunculan titik panas meski belum berdampak signifikan terhadap ketersediaan air.
“Untuk titik hotspot, dari bulan Juli sekarang agak menurun. Walaupun kemarin diguyur hujan, karena hujannya belum begitu deras, tapi sudah menurunkan titik hotspot di Kabupaten Sanggau,” tutup Sigit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....