Pencegahan Karhutla di Sanggau Tanggung Jawab Bersama

  • 11 Jun 2026 20:49 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Danramil Kapuas, Kapten Inf. Eko Prasetyo Widodo menegaskan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan tanggung jawab bersama yang harus melibatkan seluruh unsur pentahelix. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, aparat, perusahaan, media, dan masyarakat menjadi kunci utama menekan risiko karhutla di Kabupaten Sanggau.

“Karhutla ini memang merupakan tanggung jawab secara keseluruhan. Kita dikenal dengan pentahelix, yang melibatkan pemerintah, aparat, perusahaan, wartawan, dan masyarakat. Jadi tidak bisa hanya satu pihak saja yang menyelesaikan masalah ini,” kata Kapten Eko saat Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Kantor Camat Kapuas, Kamis 11 Juni 2026.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dimulai dari penguatan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan pelatihan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko dan dampak karhutla di lingkungan masing-masing.

“Masyarakat perlu diberikan pengetahuan dan keterampilan oleh BPBD maupun Manggala Agni sehingga minimal memiliki kemampuan untuk mengurangi dampak karhutla itu sendiri,” ungkapnya.

Eko mengatakan, TNI melalui Babinsa juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di tingkat desa. Kegiatan tersebut dilakukan melalui komunikasi sosial maupun pertemuan-pertemuan warga untuk mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama musim kemarau.

“Babinsa di setiap desa terus memberikan imbauan kepada masyarakat melalui komunikasi sosial dan berbagai kegiatan di desa agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan,” ucapnya.

Ia menilai pelaporan dini menjadi salah satu langkah penting dalam penanganan karhutla. Dengan adanya laporan cepat dari masyarakat, unsur BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api dapat segera bergerak melakukan penanganan sebelum api meluas.

“Kalau semua dilaporkan dan mekanisme penanganannya berjalan, kemudian BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api dilibatkan, Insya Allah kondisi akan tetap aman,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....