Cegah Dampak Negatif Gadget Dengan Pendampingan Orang Tua

  • 10 Jun 2026 15:52 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Di era digital yang berkembang pesat, media sosial kini menjadi ruang eksplorasi sekaligus tantangan baru bagi tumbuh kembang anak-anak. Menghadapi fenomena ini, pendampingan yang intensif dari orang tua menjadi kunci utama agar buah hati mampu menjelajahi dunia digital dengan lebih aman, bijak, dan terarah tanpa kehilangan kreativitas mereka.

Kepala Bidang Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana P3AKB Kabupaten Sanggau, Titin Sumarni, menjelaskan bahwa ketiadaan pendampingan dalam penggunaan media sosial dapat mengancam keselamatan serta perkembangan anak. Hal ini terlihat dari fenomena di berbagai daerah, di mana anak mencari validasi diri secara instan pada gadget.

"Jika dalam penggunaan sosial media tidak dilakukan pendampingan maka ancaman akan ada pada diri anak - anak salah satu contohnya pada kasus di salah satu daerah di mana anak - anak ingin mencari validasi yang mana validasi bisa dilakukan dengan mudah di balik layar," ungkap Titin dalam Obrolan Sanggau Menyapa RRI PRO1 Sanggau, Rabu 10 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa media sosial bagi anak ibarat dua sisi mata uang yang membawa manfaat sekaligus risiko. Dampak positifnya meliputi kemudahan akses informasi, sarana belajar, serta wadah kreativitas yang luas. Namun, ketidakbijakan dalam penggunaannya dapat memicu paparan konten negatif, perundungan siber, hingga potensi kecanduan yang mengganggu aktivitas.

Menurut Titin, kecenderungan memberikan gawai kepada anak agar lebih tenang memang sering menjadi solusi praktis bagi para ibu muda di tengah kesibukan sehari-hari. Namun, penting untuk menyadari bahwa kebiasaan ini menyimpan risiko kesehatan yang serius bagi tumbuh kembang anak, sehingga diperlukan kesadaran untuk membatasi durasi penggunaan demi menjaga kesehatan.

"Biasanya banyak juga ibu - ibu muda juga banyak yang ternyata memberikan kemudahan kepada anak - anak untuk bermain hp dan ini juga ternyata tidak baik juga dari sisi kesehatan," katanya.

Titin menyampaikan bahwa fenomena penggunaan gawai sejak dini, yang sering dilakukan agar si kecil tetap tenang, kini mulai dikaitkan dengan risiko keterlambatan bicara atau speech delay. Penting bagi orang tua untuk menyadari bahwa paparan layar berlebihan dapat membatasi interaksi dua arah yang sangat krusial bagi tumbuh kembang, kecerdasan sosial, serta kemampuan komunikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....