UMKM Tumbuh, Sanggau Kian Berkembang

  • 09 Jun 2026 15:38 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Sanggau menunjukkan tren yang cukup positif dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. Keberadaan sektor usaha tersebut tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi juga menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau, Shopiar Juliansyah, mengatakan berdasarkan data tahun 2025 terdapat sebanyak 10.914 pelaku UMKM dan 1.912 pelaku IKM yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sanggau. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi masyarakat yang perlu terus didukung melalui kebijakan dan program pemberdayaan yang tepat sasaran.

“Perkembangan UMKM dan IKM di Kabupaten Sanggau menunjukkan tren positif dengan tercatat 10.914 pelaku UMKM dan 1.912 pelaku IKM pada tahun 2025, yang turut didukung oleh sektor unggulan seperti makanan, kayu, pakaian, dan furnitur dalam menciptakan lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian daerah,” ungkap Shopiar Juliansyah dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Entikong, Selasa 9 Juni 2026.

Menurutnya, meskipun pertumbuhan industri kecil dan menengah mengalami sedikit perlambatan, sektor tersebut tetap menunjukkan perkembangan yang baik dengan laju pertumbuhan sekitar 6,94 persen. Bahkan dibandingkan tahun sebelumnya, terdapat penambahan sebanyak 124 unit IKM yang menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.

Ia menjelaskan sektor unggulan seperti industri makanan, pengolahan kayu, pakaian, dan furnitur masih menjadi penopang utama pertumbuhan IKM di Kabupaten Sanggau. Selain memberikan nilai tambah terhadap produk lokal, sektor-sektor tersebut juga mampu menyerap tenaga kerja dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Shopiar menambahkan keberadaan data yang akurat melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi sangat penting untuk mendukung penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di lapangan. Dengan data yang mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah daerah dapat menentukan strategi pembinaan, fasilitasi, serta pemberdayaan UMKM dan IKM secara lebih efektif.

“Meskipun pertumbuhannya mengalami sedikit perlambatan, penambahan unit usaha dan tenaga kerja menunjukkan bahwa sektor ini tetap memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi masyarakat,” katanya.

Shopiar berharap para pelaku UMKM dan IKM di Kabupaten Sanggau terus meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memanfaatkan berbagai program pemerintah yang tersedia untuk pengembangan usaha. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, sektor UMKM dan IKM diharapkan semakin kuat, berdaya saing, serta mampu mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....