Kecamatan Jangkang Tetap Waspada meski Kasus DBD Relatif Rendah
- 04 Jun 2026 15:47 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau masih tergolong rendah dibandingkan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Sanggau. Meski demikian, kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan untuk mencegah peningkatan kasus pada musim penghujan.
Kepala Puskesmas Balai Sebut Kecamatan Jangkang, dr. F. X. Alexander Hastin, menjelaskan pengawasan lingkungan terus dilakukan bersama masyarakat setempat. Langkah tersebut bertujuan mencegah berkembangnya tempat perindukan nyamuk penyebab demam berdarah.
“Jumlah kasus yang rendah bukan berarti masyarakat boleh lengah terhadap ancaman demam berdarah dengue. Upaya pencegahan tetap harus dilakukan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Alexander dalam Program Sanggau Menyapa Pro 1 RRI Sanggau, Kamis 4 Juni 2026.
Menurutnya, kebersihan lingkungan, menjadi faktor utama yang memengaruhi munculnya kasus demam berdarah. Tempat penampungan air yang tidak terawat sering menjadi lokasi berkembangnya jentik nyamuk.
“Pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan secara rutin melalui kegiatan menguras dan menutup penampungan air. Kebiasaan sederhana tersebut terbukti efektif menekan risiko penyebaran penyakit demam berdarah,” katanya.
Ia menerangkan petugas kesehatan juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan lapangan. Penyuluhan dilakukan agar warga memahami pentingnya pencegahan sejak dini.
“Pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika seseorang sudah terjangkit penyakit. Karena itu partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam pengendalian DBD,” ungkapnya.
Alexander berharap masyarakat Kecamatan Jangkang tetap menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan setiap waktu. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci mempertahankan rendahnya jumlah kasus demam berdarah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....