Dinkes Sanggau Targetkan Seluruh Desa Sanggau Capai Status ODF

  • 03 Jun 2026 21:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau menargetkan peningkatan jumlah desa berstatus Open Defecation Free (ODF) pada tahun 2026 sebagai upaya mewujudkan sanitasi layak dan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori mengatakan, hingga saat ini sebanyak 12 dari 169 desa di Kabupaten Sanggau telah mencapai status ODF atau bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

“Dari 169 desa yang ada di Kabupaten Sanggau, saat ini sebanyak 12 desa telah berhasil mencapai status ODF. Kami terus mendorong desa-desa lainnya agar dapat memenuhi target stop buang air besar sembarangan secara menyeluruh,” kata Najori, Rabu, 3 Juni 2026.

Ia menjelaskan, Kecamatan Kembayan menjadi wilayah pertama yang berhasil mencapai 100 persen status ODF. Capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah desa dan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.

“Program ODF merupakan bagian dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang memiliki lima pilar. Saat ini kami masih berfokus pada pilar pertama, yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan atau SBS, sebagai fondasi utama peningkatan kualitas sanitasi Masyarakat,” ujarnya.

Menurut Najori, keberhasilan program sanitasi tidak hanya diukur dari pelaksanaan deklarasi ODF, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat yang berkelanjutan. Karena itu, pemerintah daerah lebih menekankan pencapaian kondisi desa yang benar-benar bebas dari praktik buang air besar sembarangan.

“Deklarasi bukanlah tujuan utama, yang paling penting adalah seluruh masyarakat sudah tidak lagi buang air besar di sungai maupun tempat terbuka. Kami berharap semakin banyak desa yang mencapai 100 persen SBS sehingga target sanitasi sehat dapat terwujud secara nyata,” tegasnya.

Ia menegaskan, Dinkes Sanggau akan terus memperkuat pendampingan, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian status ODF di seluruh desa. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....