DLH Sanggau Selidiki Dugaan Limbah PT SBW Cemari Sungai

  • 05 Agt 2026 20:14 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau menindaklanjuti laporan dugaan pencemaran Sungai Lape' yang diduga berkaitan dengan aktivitas PT Sasmita Bumi Wijaya (SBW) di Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu. Tim Pengawas Lingkungan Hidup bersama personel Polres Sanggau dan pemerintah desa telah melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Tim sudah turun ke lapangan dan menemukan indikasi pencemaran di Sungai Lape' yang diduga berasal dari limbah perusahaan. Kami juga telah mengambil sampel untuk diuji di laboratorium guna memastikan hasilnya secara ilmiah,” ujar Plt Kepala DLH Kabupaten Sanggau, Marselus Junihardi, Rabu 5 Agustus 2026.

Pemeriksaan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat mengenai dugaan pembuangan limbah ke aliran sungai yang berada di sekitar area perusahaan. Dalam kegiatan tersebut, petugas menelusuri titik-titik yang diduga menjadi jalur masuknya limbah ke badan sungai.

“Kami mengirim sampel limbah ke Laboratorium Mutu Agung Pontianak dan saat ini masih menunggu hasil pemeriksaannya. Hasil uji laboratorium akan menjadi dasar untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran lingkungan,” kata Marselus.

Selain melakukan pengambilan sampel, DLH dan kepolisian juga telah meminta keterangan dari pihak perusahaan terkait dugaan pencemaran tersebut. Proses pendalaman dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya indikasi pencemaran di Sungai Lape'.

“Sekarang kami belum bisa menyimpulkan bahwa perusahaan bersalah karena proses penyelidikan masih berlangsung. Namun apabila terbukti melanggar ketentuan lingkungan hidup, sanksi pasti akan diberikan,” tegas Marselus.

Di sisi lain, Kepala Desa Binjai mengaku kecewa setelah menemukan saluran pipa yang diduga mengarah dari kawasan perusahaan menuju Sungai Lape'. Temuan tersebut memunculkan dugaan adanya pembuangan limbah ke sungai, sementara hasil uji laboratorium masih ditunggu sebagai dasar penentuan langkah hukum dan administratif selanjutnya.

“Kami melihat ada pipa yang diduga berasal dari area PT SBW mengarah ke Sungai Lape'. Jika benar limbah dibuang ke sungai, tentu kami sangat kecewa karena sungai ini digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari,” tutup Kepala Desa Binjai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....