Dinkes Sanggau Genjot Posyandu Aktif Demi Masyarakat Sehat

  • 21 Mei 2026 20:55 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Stepanus Jonedi mengungkapkan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan jumlah posyandu aktif sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat hingga tingkat desa. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dari transformasi layanan primer untuk mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera.

“Kami ingin menyatukan berbagai komponen dalam enam Standar Pelayanan Minimal atau SPM sehingga dapat membentuk komitmen bersama lintas sektor. Upaya ini penting untuk memacu pencapaian posyandu yang lebih aktif, baik secara kuantitas maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Stepanus Jonedi saat di wawancarai di Hotel Harvey Sanggau, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, transformasi Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga penguatan peran lintas sektor dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Posyandu memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu, anak, gizi, hingga edukasi kesehatan keluarga di tingkat desa.

“Transformasi posyandu saat ini membutuhkan integrasi yang kuat agar cakupan layanan kesehatan dasar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kami juga ingin memastikan setiap kader posyandu memiliki kemampuan dan kompetensi yang baik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga,” katanya.

Kata Jonedi, peningkatan kualitas posyandu harus dibarengi dengan penguatan jumlah Posyandu aktif agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan. Pemerintah daerah bersama lintas OPD juga telah menyusun berbagai rencana aksi untuk memperkuat koordinasi dalam mendukung transformasi layanan primer di Kabupaten Sanggau.

“Melalui penguatan kualitas dan kuantitas posyandu ini, kita sedang membangun fondasi kesehatan yang kuat bagi generasi masa depan. Komitmen seluruh sektor sangat dibutuhkan agar target mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dapat tercapai secara maksimal,” jelasnya.

Ia berharap, seluruh kader posyandu dan lintas sektor dapat terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Ia menuturkan, keberhasilan transformasi layanan primer sangat bergantung pada kesiapan posyandu dalam memberikan pelayanan yang aktif, berkualitas, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....