Perempuan Jadi Garda Cegah Bahaya Narkoba
- 18 Mei 2026 20:59 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Peran perempuan dalam keluarga dinilai sangat penting dan strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda yang semakin rentan terhadap pengaruh lingkungan negatif. Melalui perhatian, pengawasan, dan komunikasi yang baik secara berkelanjutan, perempuan dapat menjadi benteng utama dalam melindungi keluarga dari pengaruh negatif narkotika.
Penyuluh Narkoba Ahli Pertama Badan Narkotika Nasional (BNNK) Sanggau, Dwianggi Dyana Wiku Siregar, mengatakan penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius bagi remaja di Kabupaten Sanggau hingga saat ini. Menurutnya, keluarga memiliki peran besar dalam membentuk karakter serta menjaga anak dari pengaruh lingkungan dan pergaulan yang negatif.
“Penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sanggau masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda, sehingga BNNK Sanggau terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah, komunitas pemuda, serta lingkungan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bahaya narkotika,” kata Dwianggi dalam Obrolan Pengarustutamaan Gender RRI Entikong, Senin 18 Mei 2026.
Menurutnya, perempuan khususnya ibu memiliki kedekatan emosional yang kuat dan lebih intens dengan anak sehingga dapat lebih mudah mengenali perubahan perilaku dalam lingkungan keluarga. Perhatian dan komunikasi yang baik secara terbuka dinilai mampu membantu mencegah anak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan pergaulan yang salah.
Ia menjelaskan pengawasan dari lingkungan keluarga perlu dilakukan secara konsisten dan penuh kepedulian agar anak tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan bebas maupun lingkungan yang berisiko negatif. Selain itu, kegiatan positif juga penting untuk diarahkan kepada generasi muda agar memiliki aktivitas yang bermanfaat, produktif, dan membangun masa depan yang lebih baik.
Dwianggi menambahkan kerja sama antara keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah sangat diperlukan dalam mendukung upaya pencegahan narkoba secara menyeluruh dan berkesinambungan. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika serta pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
“Selain itu, kerja sama dengan sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah serta pengawasan dari orang tua dan lingkungan dinilai penting guna mencegah peredaran narkoba dan melindungi masa depan remaja,” katanya.
Dwianggi berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya perempuan dalam keluarga, dapat lebih aktif menjaga dan mengawasi lingkungan sekitar dari ancaman narkoba yang semakin mengkhawatirkan. Dengan demikian, generasi muda di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, kuat, berprestasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....