Bulog Sanggau Akui Sulit Serap Gabah Petani
- 15 Apr 2026 21:11 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kepala Kantor Perum Bulog Cabang Sanggau, Kartika mengakui kesulitan dalam menyerap gabah dari petani di wilayah Kabupaten Sanggau. Kondisi ini dipengaruhi karakteristik daerah yang bukan merupakan sentra produksi padi.
Ia menambahkan, sebagian besar petani di Sanggau menanam padi untuk kebutuhan konsumsi sendiri. Hasil panen yang ada umumnya tidak diperjualbelikan secara luas di pasar.
“Memang daerah ini bukan sentra produksi, sehingga kami kesulitan menemukan pemasok gabah dalam jumlah besar. Sampai saat ini belum ada penjual tetap yang bisa kami serap,” ujar Kartika pada Rabu, 15 April 2026.
Kartika menyebut, berbeda dengan daerah sentra pengadaan, petani di Sanggau tidak menjadikan padi sebagai sumber utama pendapatan. Hal ini membuat ketersediaan gabah untuk diserap Bulog menjadi terbatas.
“Kebanyakan gabah di sini digunakan untuk konsumsi sendiri atau dijual ke kerabat. Tidak seperti daerah sentra yang memang fokus menjual hasil panen,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya terus berupaya mencari potensi sumber gabah di Sanggau. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk meningkatkan serapan gabah petani.
“Kami masih terus berusaha mencari petani atau kelompok yang bisa menjadi pemasok. Harapannya ke depan ada peningkatan produksi yang bisa diserap Bulog,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....