Dinkes Sanggau Pantau Penyakit Pasca Lebaran di Perbatasan

  • 31 Mar 2026 18:49 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sanggau, Najori menyatakan, hingga kini belum ditemukan laporan penyakit berbahaya pasca Lebaran di wilayah perbatasan. Meski begitu, lonjakan penyakit ringan tetap menjadi perhatian seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Sampai saat ini kita belum mendapat laporan bahwa penyakit-penyakit yang berbahaya itu sih belum ada. Tapi lonjakan terhadap penyakit ringan seperti demam, batuk, dan pilek itu memang sudah terbiasa,” kata Najori, Selasa 31 Maret 2026.

Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, diungkapkan, arus keluar masuk masyarakat di Kabupaten Sanggau terpantau cukup tinggi. Perlintasan tersebut didominasi jalur darat melalui kawasan perbatasan.

“Kondisi ini tetap kita waspadai karena mobilitas masyarakat cukup tinggi, terutama dari luar negeri melalui jalur darat. Pemantauan terus dilakukan di titik layanan kesehatan,” ujarnya.

Pemantauan kesehatan dilakukan di sejumlah fasilitas layanan, termasuk di kawasan perbatasan dan puskesmas terdekat. Petugas kesehatan juga disiagakan untuk melayani masyarakat yang datang maupun kembali dari perjalanan.

“Artinya tetap harus dipantau di karantina ataupun di puskesmas terdekat, terutama di Puskesmas Entikong. Biasanya keluhan yang muncul seperti kelelahan, mabuk perjalanan, pusing, dan mual,” jelasnya.

Sementara itu, pendataan kondisi kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui layanan kesehatan yang tersebar di Kabupaten Sanggau. Upaya ini menjadi bagian dari pemantauan rutin untuk mengantisipasi potensi gangguan kesehatan pasca arus mudik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....