Kasus Gigitan Anjing Meningkat Pemdes Entikong Tingkatkan Kewaspadaan

  • 11 Feb 2026 20:44 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID,Entiong - Kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kecamatan Entikong tercatat sebanyak 13 kasus hingga Januari 2026. Meski demikian, seluruh kasus gigitan tersebut dipastikan belum terdeteksi rabies.

Kepala Seksi Pemerintahan Desa Entikong, Marsianus Filisitas Apra, mengatakan bahwa kasus gigitan tersebut didominasi oleh hewan peliharaan, khususnya anjing, dan tersebar di seluruh desa di Kecamatan Entikong. Namun hasil dari penanganan medis, kasus gigitan belum mengarah pada status rabies.

“Per Januari 2026 terdapat 13 kasus gigitan anjing peliharaan yang tersebar di seluruh desa, ini hasil pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait, belum ada kasus yang terdeteksi rabies,” kata Marsianus dalam dialog Entikong Menyapa,Rabu 11 Februari 2026.

Marsianus menjelaskan, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terus melakukan langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran rabies. Upaya tersebut meliputi pendataan hewan peliharaan, sosialisasi kepada masyarakat, serta imbauan agar pemilik anjing rutin melakukan vaksinasi.

Pemerintah desa tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan berbagai langkah pencegahan. Salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat, terutama pemilik hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan monyet yang berpotensi menjadi penular rabies.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan apabila terjadi kasus gigitan hewan, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Kerja sama antara pemerintah desa dan warga menjadi kunci dalam menjaga lingkungan tetap aman dan sehat.

“Kami mengimbau warga agar lebih bertanggung jawab terhadap hewan peliharaannya, terutama anjing, dengan menjaga, mengandangkan, serta memastikan hewan tersebut dalam kondisi sehat,” tambahnya.

Marsianus menambahkan, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan meskipun belum ditemukan kasus rabies. Menurutnya, pencegahan dini menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan masyarakat dan mencegah terjadinya kasus rabies di wilayah perbatasan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....