Kasus Rabies di Sanggau Belum Terkendali, Puluhan Ribu Gigitan HPR Jadi Peringatan

  • 27 Apr 2026 10:58 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Ancaman rabies di Kabupaten Sanggau masih menjadi persoalan serius. Tingginya angka gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) yang mencapai puluhan ribu kasus menunjukkan pengendalian penyakit ini belum berjalan optimal, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap hewan peliharaan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Ambius Anton, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya mencatat sekitar 53.488 kasus gigitan HPR di wilayah tersebut. Menurutnya, angka tersebut tergolong tinggi dan cenderung fluktuatif dari tahun ke tahun, sehingga menjadi perhatian bersama, tidak hanya bagi pemerintah daerah tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Harus diakui bahwa kasus rabies di Sanggau memang dari tahun ke tahun belum mampu kita kendalikan dan itu menjadi atensi kita bersama,” ungkap Anton dalam Dialog Sanggau Menyapa di RRI Sanggau, Senin 27 April 2026.

Ia menjelaskan, jenis HPR yang paling banyak ditemukan berasal dari kucing, dengan jumlah mencapai 38.296 kasus. Selain itu, anjing dan kera juga turut menyumbang angka kasus rabies di wilayah tersebut.

Kondisi di lapangan kata Anton, menunjukkan sebagian besar HPR merupakan hewan peliharaan rumahan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, karena masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan mereka.

“Pemilik HPR ini kadang-kadang kalau kita melakukan vaksinasi, masih ada beberapa wilayah yang tingkat partisipasinya rendah,” ujarnya.

Ditambahkannya, melihat kasus gigitan HPR tersebut, kata Antor, pemerintah daerah berharap peningkatan kesadaran masyarakat dapat menjadi kunci dalam menekan angka kasus rabies. Tanpa dukungan aktif dari pemilik hewan, upaya pengendalian penyakit ini dinilai sulit mencapai hasil maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....