Koordinasi Cepat Lintas Sektor Tangani Kasus Rabies
- 09 Feb 2026 12:58 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Koordinasi penanganan kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Balai Karangan, Kabupaten Sanggau dilakukan secara cepat lintas sektor. Mekanisme koordinasi ini dinilai efektif dalam merespons laporan masyarakat.
Hana Sugeta, Pj Surveilans Puskesmas Balai Karangan, menjelaskan setiap laporan awal dari masyarakat langsung dibagikan melalui grup WhatsApp. Informasi tersebut menjadi dasar penanganan lanjutan di lapangan.
“Biasanya laporan itu langsung kami bagikan di grup WhatsApp, lalu ditindaklanjuti oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Sanggau,” ujarnya dalam Dialog Pagi RRI Entikong Menyapa, Senin, 9 Februari 2026.
Menurutnya, dalam proses penanganan, Disbunnak Sanggau kerap bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam). Kerja sama ini bertujuan mengamankan serta menangani hewan yang diduga sebagai penular rabies.
“Biasanya Disbunnak berkoordinasi dengan Forkopincam untuk mengamankan atau menangani hewan penular rabies tersebut,” jelasnya.
Hana mengimbau masyarakat agar tidak mendekati hewan liar yang tidak diketahui pemiliknya. Hewan yang terinfeksi rabies umumnya menunjukkan perilaku agresif dan dapat menyerang tanpa dipicu.
| Baca juga: MTQ Sanggau Siapkan Generasi Qurani |
“Biasanya hewan yang terjangkit rabies cenderung agresif, bahkan tanpa diganggu pun bisa menyerang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, serangan tidak hanya mengancam manusia, tetapi juga hewan lain di sekitarnya. Penanganan terhadap hewan yang diduga rabies akan segera dilakukan oleh petugas kesehatan hewan atau puskeswan.
"Kami harap melalui koordinasi cepat dan keterlibatan lintas sektor, angka kasus gigitan hewan penular rabies di wilayah Balai Karangan dapat terus ditekan," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....