Tantangan Akurasi Data Bansos di Lapangan Jadi Perhatian Dinsos Sanggau
- 08 Jul 2026 11:15 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau – Akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan program perlindungan sosial di Kabupaten Sanggau. Pembaruan data secara berkala dinilai menjadi langkah penting agar bantuan yang disalurkan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sanggau, Aang Syahroni, menyampaikan bahwa dinamika sosial ekonomi masyarakat menyebabkan data penerima bansos terus berubah. Oleh karena itu, verifikasi dan validasi data harus dilakukan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah desa, kecamatan, dan pihak terkait agar informasi tetap akurat.
"Tantangan terbesar kami adalah memastikan data penerima bantuan sosial selalu sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Karena itu, verifikasi dan validasi menjadi proses yang tidak bisa diabaikan agar bantuan benar-benar tepat sasaran," ungkap Aang Syahroni dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Rabu 8 Juli 2026.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas data bansos. Pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, pendamping sosial, serta instansi terkait agar setiap perubahan kondisi masyarakat dapat segera dilaporkan dan diperbarui dalam sistem pendataan.
"Kami berharap masyarakat turut menyampaikan apabila terdapat perubahan data keluarga ataupun menemukan penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria. Dengan dukungan semua pihak, kualitas data bansos akan semakin baik dan penyaluran bantuan menjadi lebih efektif," katanya.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi turut mendukung proses pembaruan data agar lebih cepat, transparan, dan mudah dipantau. Meski demikian, verifikasi langsung ke lapangan tetap menjadi tahapan penting untuk memastikan data yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Aang Syahroni berharap pemutakhiran data bantuan sosial dilakukan secara berkelanjutan agar penyaluran bantuan semakin tepat sasaran. Menurutnya, data yang akurat akan mengurangi kesalahan penerima dan memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....