Olahraga Jadi Tren Sosial Gen Z
- 07 Feb 2026 06:45 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Tren olahraga lari semakin diminati Generasi Z sebagai bentuk pelarian dari pengaruh media sosial yang kian kuat. Aktivitas ini dinilai mampu memberikan ruang pengalaman baru sekaligus interaksi sosial yang lebih bermakna.
“Sebenarnya kami ingin lepas dari influence media sosial dan gelombang Generasi Z itu sendiri,” ungkap Amrinadhif Akbar Rosyada running enthusiast, Sabtu 7 Februari 2026.
Ia menjelaskan, generasi Z cenderung mencari pengalaman kolektif yang bisa dilakukan bersama teman. Olahraga menjadi medium yang dianggap relevan karena menghadirkan aktivitas fisik sekaligus kebersamaan.
“Gen Z sekarang ingin punya experience baru yang bisa dilakukan bareng-bareng,” katanya.
Di kota besar seperti Jakarta, kata Rosyada olahraga lari kerap diikuti dengan aktivitas sosial lainnya. Kebiasaan ngopi, jalan-jalan, atau sekadar hangout setelah berolahraga menjadi bagian tak terpisahkan dari tren tersebut.
“Kalau di Jakarta, after lari pasti lanjut ngopi atau hangout bareng,” ujarnya.
Selain lari, sejumlah cabang olahraga lain juga mulai digemari anak muda. Padel dan bouldering menjadi alternatif aktivitas fisik yang menawarkan tantangan sekaligus kebersamaan.
“Sekarang selain lari, padel dan bouldering juga lagi tren,” ucapnya.
Ia menilai Generasi Z membutuhkan aktivitas yang tidak hanya produktif, tetapi juga memberikan kepuasan emosional. Olahraga bersama dinilai mampu menghasilkan rasa pencapaian sekaligus kedekatan sosial.
“Hangout setelah olahraga terasa lebih enak karena sebelumnya sudah berkeringat dan merasa produktif,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....