Produksi Pangan Sanggau Diprediksi Menurun imbas Anomali Iklim

  • 22 Jun 2026 13:32 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Produksi pangan di Kabupaten Sanggau tahun ini diprediksi mengalami tren penurunan akibat perubahan iklim. Meski begitu, menurut Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perikanan (DKPTPHP) Kabupaten Sanggau, Nur Affandi, kondisi ini masih tertolong oleh melimpahnya produksi nasional sehingga ketersediaan pangan tetap aman.

"Berdasarkan yang tim kami amati di lapangan, untuk Kabupaten Sanggau terjadi tren penurunan produksi karena dipengaruhi kondisi iklim. Tapi syukurnya, secara nasional kita mendapatkan kelimpahan produksi dari tahun sebelumnya. Jadi masih mencukupi untuk ketersediaan pangan," kata Nur Affandi dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Senin 22 Juni 2026.

Dikatakan, salahsatu faktor yang berpengaruh kuat terhadap keberlangsungan hasil produksi pangan di daerah adalah cuaca. Meski demikian, dia menilai, ketersediaan stok pangan di Kabupaten Sanggau masuk kategori aman.

"Dari berbagai informasi yang kita lihat, baik di level nasional maupun global, bahwa memang sekarang sedang terjadi anomali iklim," ujarnya.

Ia mengatakan, fenomena perubahan iklim tersebut perlu diwaspadai oleh seluruh daerah termasuk Kabupaten Sanggau. Hal ini dikarenakan, kondisi cuaca yang lebih kering daripada biasanya dapat berdampak terhadap tumbuh kembang tanaman pangan dan berisiko gagal panen.

"Kondisi iklim tahun ini membuat kita harus berjaga-jaga karena akan berpengaruh langsung terhadap tingkat pertumbuhan tanaman dan serangan hama penyakit. Tapi syukurnya di Sanggau masuk kawasan hujan tropis, jadi pengaruhnya tidak se-ekstrem seperti di Jawa " ujarnya.

Dia mengimbau agar para petani untuk selalu waspada terhadap dampak dari perubahan iklim tahun ini. Hal ini supaya produksi pangan dapat terus terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....