Stok Vaksin Rabies Sanggau Jauh dari Ideal

  • 06 Feb 2026 20:39 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Ambius Anton menyebut, cakupan vaksinasi rabies di daerah tersebut masih sangat rendah. Dari sekitar 56 ribu populasi hewan penular rabies (HPR), ketersediaan vaksin saat ini baru mencapai 2.100 dosis atau sekitar 3,75 persen dan jauh dari target ideal 70 persen.

“Populasi HPR kita sekitar 56 ribu, sementara ketersediaan vaksin saat ini hanya 2.100 dosis, jadi jelas tidak berbanding,” ujar Ambius Anton, Jumat 6 Februari 2026.

Dengan ketersediaan vaksin tersebut, capaian vaksinasi rabies di Kabupaten Sanggau baru mencapai sekitar 3,75 persen. Angka ini masih sangat rendah dibandingkan standar minimal yang seharusnya mencapai 70 persen dari total populasi HPR.

“Kalau kita bicara ideal, seharusnya minimal 70 persen HPR tervaksin untuk membentuk kekebalan kelompok,” jelasnya.

Keterbatasan vaksin ini mendorong pemerintah daerah untuk mengedepankan peran aktif pemilik hewan peliharaan. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan rabies di tengah keterbatasan sumber daya.

“Kami mengimbau pemilik HPR agar memelihara hewannya dengan baik dan sadar akan kesehatan, sehingga saat ada kesempatan vaksinasi, hewannya bisa segera divaksin,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan terus berupaya meningkatkan perlindungan terhadap HPR. Selain mendorong kesadaran masyarakat, pemerintah juga berupaya menambah ketersediaan vaksin agar pengendalian rabies dapat berjalan lebih optimal.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....