Pendangkalan Sungai Melawi Jadi Tantangan Distribusi BBM di Kalimantan

  • 21 Jul 2026 16:15 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Pertamina Patra Niaga mengungkapkan distribusi BBM di Kalimantan menghadapi tantangan akibat kondisi jalur transportasi sungai. Salah satu kendala terbesar berasal dari pendangkalan Sungai Melawi yang memengaruhi pengiriman pasokan BBM.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga, Edy Mangun, mengatakan jalur sungai masih menjadi salah satu akses penting distribusi energi di Kalimantan. Namun beberapa tahun terakhir kondisi Sungai Melawi mengalami pendangkalan yang cukup signifikan.

"Hal penting pada jalur distribusi di Kalimantan adalah transportasi sungai. Beberapa tahun terakhir Sungai Melawi mengalami pendangkalan yang luar biasa sehingga berdampak pada suplai kapal kami dalam melakukan distribusi," kata Edy Mangun dalam Dialog RRI Sanggau, Selasa 21 Juli 2026.

Disampaikannya, untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pertamina mengoptimalkan distribusi menggunakan armada darat. Langkah itu dilakukan agar pasokan BBM di berbagai daerah tetap terjaga.

"Untuk menunjang stok di Kalimantan, kami mengoperasikan kendaraan darat guna mempertahankan ketersediaan BBM di daerah," ujarnya.

Meski demikian kata Edy, distribusi melalui jalur darat juga memiliki tantangan tersendiri. Kondisi ruas jalan yang sempit, kapasitas kendaraan, dan waktu tempuh menjadi faktor yang memengaruhi kecepatan distribusi.

Edy menegaskan, Pertamina terus melakukan berbagai upaya agar distribusi BBM tetap berjalan optimal di seluruh wilayah Kalimantan. Perusahaan juga melakukan evaluasi terhadap pola distribusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....