Kearifan Lokal Warga Cegah Karhutla
- 24 Jan 2026 16:13 WIB
- Entikong
RRI. CO.ID, Entikong - Penerapan kearifan lokal oleh masyarakat Kecamatan Batang Tarang dinilai efektif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini terlihat dari hasil verifikasi lapangan yang dilakukan Polsek Batang Tarang terhadap dua titik hotspot yang terpantau di wilayah Desa Cowet, di Dusun Cowet dan Dusun Mungguk Tawak.
Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun, mengatakan lahan yang sempat terpantau sebagai hotspot merupakan lahan pertanian milik warga yang digunakan untuk persiapan tanam. Proses pembukaan lahan dilakukan dengan tetap mengedepankan kearifan lokal dan kesepakatan bersama.
“Lahan ini digunakan warga untuk pertanian, dan pembukaannya dilakukan dengan cara-cara tradisional yang sudah disepakati bersama,” ujar Ipda Miskun, Sabtu 24 Januari 2026.
Ipda Miskun menjelaskan, sebelum kegiatan pembakaran dilakukan, masyarakat terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat desa dan pengurus adat setempat. Langkah ini dilakukan agar proses pembukaan lahan dapat diawasi dan dikendalikan.
“Setiap pembukaan lahan selalu melalui koordinasi dengan aparat desa dan adat, sehingga pelaksanaannya tidak sembarangan,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan pembakaran lahan dilakukan secara gotong royong dengan pengawasan bersama serta menggunakan alat sederhana untuk mencegah api meluas. Dikatakan, masyarakat sudah menyiapkan alat-alat manual seperti ember dan melakukan pengawasan bersama agar api tidak keluar dari area yang dibakar.
"Luas lahan yang dibuka warga juga dibatasi dan tidak melebihi ketentuan yang berlaku, sehingga risiko karhutla dapat ditekan sejak awal. Luas lahan yang dibakar tidak lebih dari dua hektare dan dilakukan secara terkendali, sehingga potensi kebakaran lanjutan bisa dicegah,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....