Ibadah Padat di Bulan Puasa, Ini Cara Cerdas Menyiasati Pola Tidur Cukup
- 21 Feb 2026 12:55 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perubahan pola tidur selama bulan Ramadhan kerap dirasakan masyarakat akibat aktivitas ibadah malam seperti tarawih dan sahur. Jika tidak disiasati dengan baik, kondisi ini bisa berdampak pada menurunnya konsentrasi dan produktivitas di siang hari.
Kepala Puskesmas Tanjung Sekayam, dr. Yohana Rima Rian Ayuri, mengatakan kebutuhan istirahat tetap harus diperhatikan meski waktu tidur berkurang saat puasa. Ia mengungkapkan bahwa orang dewasa idealnya tidur delapan jam, namun selama Ramadhan minimal enam jam tetap harus terpenuhi.
“Untuk pola tidur saat puasa memang bisa berkurang dari delapan jam menjadi minimal enam jam, tetapi harus tetap diatur dengan baik. Setelah tarawih sekitar jam 10 malam sebaiknya sudah mulai tidur agar nanti bisa bangun sahur dalam kondisi segar,” ujar Yohana dalam Obrolan Ramadhan RRI Entikong, Kamis 19 Februari 2026.
dr. Yohana Rima Rian Ayuri menjelaskan bahwa kebiasaan tidur terlalu larut perlu diubah selama Ramadhan. Masyarakat yang biasa tidur pukul 11 atau 12 malam sebaiknya mulai membiasakan diri untuk beristirahat lebih awal sekitar pukul 10 malam.
“Kalau sebelumnya terbiasa tidur jam 11 atau 12 malam, saat puasa sebaiknya diubah menjadi jam 10 malam agar kebutuhan istirahat tetap terpenuhi. Dengan tidur lebih awal, tubuh memiliki cukup waktu untuk memulihkan energi sebelum sahur,” ungkapnya.
Yohana sampaikan, selain tidur lebih awal, masyarakat juga bisa menyiasati dengan tidur sejenak setelah sahur, namun tidak dilakukan langsung setelah makan. Memberi jeda setelah sahur lalu tidur sekitar satu jam dapat membantu mengembalikan tenaga sebelum memulai aktivitas pagi.
“Usahakan tidur selang beberapa saat setelah sahur, mungkin satu jam sudah cukup untuk membantu mengembalikan tenaga. Kalau tidak ada waktu istirahat sama sekali setelah sahur, biasanya rasa kantuk akan muncul sekitar jam 9 pagi ke atas,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Yohana Rima Rian Ayuri mengatakan tidur siang juga menjadi solusi efektif selama Ramadhan. Ia menyarankan durasi tidur siang cukup 20 hingga 30 menit agar tubuh kembali segar tanpa mengganggu waktu istirahat malam.
Sebagai penutup, ia mengimbau masyarakat untuk disiplin mengatur waktu tidur agar ibadah dan aktivitas harian tetap berjalan optimal selama Ramadhan. Dengan manajemen istirahat yang baik, tubuh akan tetap bugar dan produktivitas tetap terjaga hingga akhir bulan suci.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....