Jaga Lisan di Ramadan, Ghibah Bisa Hapus Pahala Puasa
- 19 Feb 2026 11:47 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan lisan dari ucapan yang menyakiti. Tanpa disadari, ghibah dan fitnah bisa menghapus pahala puasa meski ibadah tetap sah secara hukum.
Penghulu KUA Kecamatan Entikong, Nanang Ripani, mengingatkan bahwa menjaga lisan menjadi salah satu kunci keberhasilan ibadah di bulan suci. Ia menyebut bahwa banyak orang berpuasa, tetapi lalai mengendalikan ucapan dan perilaku.
“Lidah ini adalah pangkal segala kejahatan, dari lidah bisa timbul kegaduhan dan pertengkaran. Bahkan Rasulullah mengingatkan agar orang berpuasa menahan lisannya supaya tidak kehilangan pahala,” ujar Nanang dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Entikong, Kamis 19 Februari 2026.
Nanang menjelaskan bahwa ghibah termasuk perbuatan yang dapat menghapus nilai ibadah puasa. Menurutnya meski secara fikih puasa sah, pelakunya bisa saja hanya mendapatkan lapar dan haus tanpa ganjaran pahala.
“Banyak orang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali rasa lapar dan dahaga. Itu karena ia tidak menjaga lisannya dari ghibah, fitnah, dan ucapan buruk,” ujarnya.
Ia mengatakan fenomena ini semakin nyata di era media sosial. Menurutnya, bukan hanya ucapan langsung, tetapi juga tulisan, komentar, dan unggahan yang merendahkan orang lain termasuk bentuk ghibah.
“Jari jemari kita hari ini bisa lebih tajam dari lidah. Jika digunakan untuk menjelekkan atau mengadu domba, maka pahala puasa bisa terhapus tanpa kita sadari,” ungkapnya.
Nanang berharap umat Islam menjadikan Ramadan sebagai bulan latihan menjaga lisan. Ia mengimbau agar setiap muslim memperbanyak zikir dan membaca Al-Qur’an sehingga lidah terbiasa dengan kebaikan dan puasa bernilai penuh di sisi Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....