Kasus KEK Ibu Hamil Masih Ditemukan di Sanggau
- 25 Jun 2026 19:50 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kasus Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih ditemukan saat pelaksanaan pemeriksaan kehamilan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Sanggau. Kondisi ini menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun pertumbuhan janin selama masa kehamilan.
“Kondisi KEK biasanya terdeteksi melalui pengukuran lingkar lengan atas serta pemantauan status gizi ibu hamil saat pemeriksaan kehamilan berlangsung,” ujar Dwi Mustika Wati, Ahli Gizi dalam Dialog Pagi Sanggau Menyapa, Kamis 25 Juni 2026.
Menurutnya, KEK terjadi ketika kebutuhan energi dan zat gizi ibu tidak terpenuhi dalam waktu yang cukup lama. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari pola makan yang kurang seimbang, keterbatasan akses pangan bergizi, hingga kurangnya pengetahuan mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan.
Ibu hamil yang mengalami KEK berisiko mengalami berbagai komplikasi kesehatan. Selain dapat menyebabkan kondisi tubuh ibu menjadi lebih lemah, KEK juga berpotensi meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah dan gangguan pertumbuhan.
“Pemenuhan gizi yang baik harus menjadi perhatian sejak masa remaja, sehingga ketika memasuki masa kehamilan kondisi kesehatan ibu sudah optimal,” katanya.
Dikatakan, petugas kesehatan di Kabupaten Sanggau terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang. Selain itu, pemantauan kesehatan ibu hamil secara berkala juga dilakukan untuk mendeteksi lebih dini adanya masalah gizi yang dapat memengaruhi kehamilan.
“Keluarga perlu memastikan ibu hamil mendapatkan asupan makanan yang cukup, beragam, dan bergizi seimbang serta rutin memeriksakan kehamilan agar kondisi kesehatan ibu dan janin tetap terpantau,” tutup Dwi Mustika.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....