Remaja Berperan Penting Cegah Stunting Edukasi Harus Dimulai sejak Dini
- 03 Jul 2026 14:47 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Pencegahan stunting tidak hanya menjadi perhatian bagi ibu hamil, tetapi harus dimulai sejak remaja, terutama remaja perempuan yang dipersiapkan menjadi calon ibu sehat di masa depan. Masa remaja menjadi periode penting untuk mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Puskesmas Entikong, Kabupaten Sanggau, Mikael Kurniawan, mengatakan remaja perempuan wajib mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin untuk mencegah anemia. Remaja perlu memperhatikan pola makan bergizi seimbang, menjaga kebugaran tubuh, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
"Remaja perempuan wajib minum tablet tambah darah, mencukupi protein hewani, dan rutin berolahraga agar terhindar dari anemia, menjaga kesehatan organ reproduksi, serta menjadi calon ibu yang sehat dalam upaya mencegah stunting," kata Wawan sapaan akrabnya dalam Obrolan Indonesia Sehat RRI Sanggau, Jumat 3 Juli 2026.
Menurutnya, remaja perempuan juga diimbau lebih waspada terhadap anemia karena kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan saat memasuki masa kehamilan. Anemia pada remaja dapat mengganggu kesehatan dan meningkatkan risiko komplikasi saat kehamilan sehingga berpotensi memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin.
Ia menjelaskan, selain mengonsumsi tablet tambah darah, remaja juga perlu mencukupi kebutuhan protein hewani melalui konsumsi ikan, telur, daging, susu. Remaja perempuan juga diingatkan untuk tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji.
Mikael juga mengingatkan pentingnya berolahraga secara rutin sebagai bagian dari pola hidup sehat. Aktivitas fisik membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus mendukung kesehatan organ reproduksi.
Di sisi lain, Mikael mengingatkan remaja agar bijak menyaring informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Tidak semua informasi yang viral memiliki dasar ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menyarankan masyarakat, khususnya remaja, untuk memperoleh informasi yang tepat. Bisa dari tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, maupun sumber resmi pemerintah agar terhindar dari hoaks yang dapat menyesatkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....