Paparan Asap Rokok, Salah Satu Faktor Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
- 27 Apr 2026 09:57 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Penyakit jantung dikenal sebagai pembunuh senyap karena sering berkembang tanpa gejala yang jelas. Banyak faktor risiko tersembunyi yang kerap diabaikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Puskesmas Entikong, Mikael Kurniawan, menyoroti pentingnya mengenali faktor risiko sejak dini. Ia menilai pemahaman masyarakat terhadap faktor-faktor tersembunyi yang sering tidak disadari, masih sangat terbatas.
“Penyakit jantung sering disebut silent killer karena berkembang tanpa gejala nyata dan baru terasa saat kondisi sudah parah. Faktor seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi sering tidak disadari oleh penderitanya,” kata Mikael dalam Program Indonesia Sehat, Pro 1 RRI Sanggau, Jumat 24 April 2026.
Menurutnya, selain faktor medis, gaya hidup juga berperan besar dalam meningkatkan risiko penyakit jantung. Kebiasaan sehari-hari yang dianggap sepele justru menjadi pemicu utama masalah kesehatan.
“Kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, serta stres berkepanjangan dapat mempercepat kerusakan pembuluh darah. Kebiasaan ini sering dianggap normal padahal berdampak besar bagi kesehatan jantung,” ujarnya.
Ditambahkannya, konsumsi garam dan lemak berlebih menjadi salah satu faktor yang sering tidak disadari masyarakat. Kandungan tersebut banyak ditemukan dalam makanan olahan dan minuman cepat saji yang populer saat ini.
“Paparan asap rokok juga menjadi risiko serius, tidak hanya bagi perokok aktif tetapi juga perokok pasif. Zat berbahaya dalam rokok dapat merusak lapisan pembuluh darah secara perlahan,” ujarnya.
Mikael mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kebiasaan sehari-hari yang berpotensi merusak kesehatan jantung. Perubahan kecil dalam gaya hidup dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....