Rahang Sakit Saat Menguap? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
- 22 Jun 2026 08:07 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Rasa nyeri pada rahang saat menguap sering dianggap sepele, padahal kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan pada sendi atau otot rahang. Jika dibiarkan, keluhan ini berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari makan hingga berbicara.
Gangguan sendi temporomandibular atau Temporomandibular Disorder (TMD) menjadi salah satu penyebab paling umum rahang terasa sakit saat menguap. Kondisi ini terjadi ketika sendi yang menghubungkan rahang bawah dengan tulang tengkorak mengalami gangguan fungsi.
Selain TMD, ketegangan otot rahang akibat stres juga dapat memicu rasa nyeri. Kebiasaan menggertakkan gigi atau bruxism, terutama saat tidur, diketahui memberi tekanan berlebih pada sendi dan otot rahang.
Rahang sakit juga dapat dipicu oleh riwayat cedera pada area wajah dan mulut. Bahkan, kebiasaan membuka mulut terlalu lebar saat menguap atau tertawa berisiko menyebabkan pergeseran sendi rahang yang menimbulkan rasa tidak nyaman.
Dilansir dari Alodokter, Minggu 21 Juni 2026, keluhan rahang sakit umumnya disertai gejala lain seperti nyeri pada wajah dan leher, otot rahang terasa kaku, hingga muncul bunyi "klik" atau "pop" saat membuka maupun menutup mulut.
Sebagian penderita juga mengalami kesulitan membuka mulut secara maksimal. Dalam beberapa kasus, gangguan pada rahang dapat disertai sakit kepala, nyeri telinga, hingga telinga berdenging.
Untuk meredakan keluhan sementara, penderita dapat melakukan kompres hangat pada area rahang selama 15 hingga 20 menit. Cara ini membantu mengendurkan otot yang tegang sekaligus mengurangi rasa nyeri.
Mengurangi aktivitas yang membuat mulut terbuka terlalu lebar juga dianjurkan. Saat menguap, makan, atau tertawa, usahakan gerakan rahang tetap terkontrol agar tidak menambah tekanan pada sendi.
Pola makan juga perlu diperhatikan selama masa pemulihan. Konsumsi makanan bertekstur lunak seperti bubur, sup, atau yogurt dapat membantu mengurangi beban kerja rahang saat mengunyah.
Selain itu, pijatan ringan pada otot pipi di sekitar telinga dapat membantu meredakan ketegangan. Pijatan dilakukan secara perlahan dengan gerakan melingkar untuk meningkatkan relaksasi otot.
Apabila nyeri tidak kunjung membaik, semakin sering kambuh, atau disertai kesulitan membuka mulut, masyarakat disarankan segera berkonsultasi dengan dokter gigi atau dokter spesialis terkait. Penanganan dini penting dilakukan untuk mencegah gangguan rahang berkembang menjadi lebih serius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....