DPRD Sanggau Dorong Pengawasan BBM Subsidi Diperkuat
- 07 Jul 2026 20:12 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kenaikan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sanggau dinilai tidak hanya dipengaruhi faktor produksi, tetapi juga tingginya biaya transportasi. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrykus Bambang mendorong pengawasan distribusi BBM subsidi diperkuat agar mampu menekan biaya angkut barang.
"Kalau melihat kondisi saat ini, dampaknya tidak terlalu signifikan karena tidak semua masyarakat bekerja di sektor pertanian dan perkebunan. Faktor transportasi justru lebih besar mempengaruhi kenaikan harga barang," ujar Hendrykus Bambang di Sanggau pada Selasa, 7 Juli 2026.
Menurutnya, biaya distribusi mengalami peningkatan yang cukup tinggi akibat mahalnya biaya angkutan. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada kenaikan harga barang yang dibebankan kepada masyarakat.
"Biaya angkut yang sebelumnya sekitar satu juta rupiah kini bisa mencapai dua juta rupiah. Kenaikan biaya itu akhirnya dikonversikan ke harga barang di pasaran," ungkapnya.
Ia mengungkapkan, ketersediaan BBM subsidi, khususnya solar, dinilai perlu dijaga agar tetap tepat sasaran. Selain menjamin distribusi barang, langkah tersebut juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
"Saya berharap ketersediaan BBM subsidi, terutama solar, benar-benar diawasi. Beberapa daerah bahkan sudah membentuk tim pengawasan yang melibatkan eksekutif, legislatif, dan aparat penegak hukum," katanya.
Ia menilai pembentukan tim pengawasan distribusi BBM subsidi dapat menjadi solusi untuk memperkuat pengawasan di lapangan. Dengan distribusi BBM yang lebih tertib, biaya transportasi diharapkan dapat ditekan sehingga kenaikan harga barang tidak semakin membebani masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....