Pengedar Narkotika Toba Terbongkar, Enam Pelaku Tertangkap

  • 26 Nov 2025 06:14 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Polsek Toba kembali mengungkap peredaran gelap narkotika. Enam terduga pelaku berhasil diamankan dalam operasi terpisah di Kecamatan Toba dan Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.

Kapolsek Toba Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu menyampaikan, penangkapan dilakukan di tiga lokasi, masing-masing di Dusun Mangkup, Desa Teraju, sebuah percetakan batako di Dusun Teraju Timur, serta sebuah kafe di Dusun Pelanja, Desa Baru Lombak. Dari tiga lokasi ersebut, polisi mengamankan total 41 paket yang diduga berisi sabu dan sejumlah barang bukti pendukung lainnya.

Di lokasi pertama, dua pelaku berinisal MM (36) dan A (30) diamankan setelah dilaporkan oleh warga yang berhasil telah menangkap keduanya. Keduanya ditangkap di rumah A, di Dusun Mangkup, Desa Teraju, Kecamatan Toba.

"Dari lokasi pertama petugas kita berhasil mengamankan dua orang terduga, bersama sembilan paket sabu," kata Iptu Arnold Rocky Montolalu, Rabu (26/11/2025).

Di hari yang sama, setelah petugas menerima informasi mengenai dugaan transaksi narkotika di Jalan Trans Kalimantan, Dusun Teraju Timur polisi mengamankan dua pelaku lain berinisial S (34) dan TH (20). Hasil penggeledahan menemukan tiga paket sabu yang diakui milik S.

Sementara itu, kata Arnold, pengungkapan ketiga dilakukan pada malam haru di sebuah kafe yang ditempati pelaku berinisial E (36) di Dusun Pelanjau, Desa Baru Lombak, Kecamatan Meliau. Dua pelaku, yakni SN (41) dan E (36) kembali diamankan setelah, petugas menemukan 28 paket yang diduga berisi sabu tersimpan di bawah meja kasir dan satu paket sabu lainnya ditemukan di dalam tas selempang hitam milik SN.

"Dari tangan pelaku turut di amankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peredaran gelap narkotika," ungkapnya.

Lebih lanjut, ujar Arnold, pengungkapan pada tiga lokasi berbeda tersebut menegaskan bahwa jaringan narkoba masih berupaya memanfaatkan wilayah pedesaan sebagai tempat peredaran. Oleh karena itu, kepolisian akan memperkuat patroli, pengawasan, serta operasi intelijen di titik-titik yang dianggap rawan.

Saat ini, sebut Arnold, seluruh pelaku dan barang bukti telah diserahkan kepada Satuan Narkoba Polres Sanggau untuk diproses lebih lanjut. Pemeriksaan secara intensif masih dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....