Jalan Sukses Seorang MC, Ubah Kritik Jadi Motivasi
- 08 Jun 2026 08:03 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Rasa minder dan takut dikritik masih menjadi hambatan utama banyak anak muda mengembangkan potensinya. Padahal kritik dapat menjadi sarana pembelajaran untuk meningkatkan diri secara bertahap.
Master of Ceremony (MC) asal Pontianak, De Sandy Wang, menjelaskan setiap profesi memiliki tantangan yang harus dihadapi selama proses berkembang. Dunia MC juga menuntut keberanian menerima masukan dari berbagai pihak.
“Ketika mulai menjadi MC, saya juga sering mendapatkan kritik dari klien maupun peserta acara. Situasi tersebut justru membantu saya mengetahui kekurangan yang perlu diperbaiki,” ujar Sandi dalam Program Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Sabtu 6 Juni 2026.
Menurutnya, banyak anak muda gagal berkembang karena terlalu takut melakukan kesalahan. Kekhawatiran tersebut membuat mereka enggan mencoba kesempatan yang sebenarnya dapat meningkatkan kemampuannya.
“Kritik bukan sesuatu yang harus ditakuti karena setiap masukan memiliki nilai pembelajaran tersendiri. Semakin banyak evaluasi diterima, semakin besar peluang seseorang berkembang menjadi lebih baik,” katanya.
Selain itu, kata Sandy, proses belajar tidak selalu membutuhkan pendidikan formal atau pelatihan mahal. Pengalaman lapangan sering menjadi sarana pembelajaran paling efektif untuk meningkatkan keterampilan
“Jangan takut memulai dari acara kecil dalam komunitas atau organisasi yang diikuti. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga sebelum menghadapi acara yang lebih besar,” jelasnya.
Untuk itu Sandy berharap, generasi muda, harus berani keluar dari rasa takut dan mulai mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Konsistensi belajar dan kesiapan menerima kritik menjadi modal penting meraih kesuksesan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....