Pelaku UMKM Kuliner Sanggau Andalkan Konsistensi

  • 07 Jul 2026 12:46 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Di tengah persaingan usaha kuliner yang semakin ketat dan daya beli masyarakat yang fluktuatif, konsistensi menjaga kualitas produk dinilai menjadi kunci utama agar UMKM tetap bertahan. Pelaku usaha dituntut mampu beradaptasi tanpa mengorbankan cita rasa maupun pelayanan kepada pelanggan.

Owner Ayam Geprek Fadilah Wilayah Perbatasan, Fadilah, mengatakan naik turunnya penjualan merupakan dinamika yang lazim dialami setiap pelaku usaha. Menurutnya, tantangan tersebut harus dihadapi dengan menjaga kualitas produk dan membangun kepercayaan konsumen secara berkelanjutan.

"Naik turunnya penjualan adalah hal yang biasa dalam dunia usaha. Karena itu kami memilih tetap konsisten menjaga cita rasa, kualitas bahan baku, dan pelayanan agar pelanggan tetap percaya dan kembali membeli," ujar Fadilah dalam Program UMKM Bicara RRI Sanggau, Senin 6 Juli 2026.

Ia mengungkapkan penurunan penjualan justru menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap strategi usaha. Ia menilai pelaku UMKM harus mampu membaca kebutuhan pasar sekaligus terus melakukan perbaikan agar tetap kompetitif.

"Kalau penjualan menurun, kami tidak menyalahkan keadaan. Yang kami lakukan adalah mengevaluasi pelayanan, meningkatkan kualitas produk, dan terus berinovasi supaya pelanggan tetap merasa puas," katanya.

Selain menjaga kualitas makanan, Fadilah memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan komunikasi dengan pelanggan. Langkah tersebut dinilai efektif memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat loyalitas konsumen di tengah perkembangan pemasaran digital.

"Media sosial sangat membantu memperkenalkan produk kami. Melalui promosi yang rutin dan komunikasi yang baik, pelanggan lebih mudah mengetahui menu baru maupun berbagai penawaran yang kami sediakan," ujarnya.

Fadilah mengakui keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh tingginya penjualan dalam waktu singkat, tetapi juga oleh kemampuan mempertahankan kualitas dan kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang. Untuk itu dibutuhkan sikap konsisten dalam setiap proses membangun usaha termasuk apa yang kita suguhkan pada konsumen.

"Usaha yang bertahan bukan hanya yang ramai pembeli, tetapi yang mampu menjaga kualitas, terus belajar, dan tidak menyerah menghadapi setiap tantangan. Konsistensi adalah modal terbesar untuk terus berkembang," ujarnya.

Fadilah berharap semakin banyak pelaku UMKM tetap optimistis menghadapi tantangan ekonomi dengan mengedepankan inovasi, disiplin, dan pelayanan terbaik. Komitmen tersebut akan memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....