Kopi Kamek Sanggau Optimalkan Peluang UMKM Melalui Strategi Digital
- 21 Jul 2026 07:58 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kuliner terus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk berinovasi. Salah satunya Kopi Kamek di Kabupaten Sanggau yang mampu bertahan dan berkembang melalui kreativitas produk serta strategi pemasaran yang menyesuaikan perkembangan zaman.
Owner Kopi Kamek Sanggau, Widya Avila Kristianti mengatakan, usaha kopi yang dirintis sejak tahun 2020 berawal dari keinginan menghadirkan produk minuman berciri khas. Usaha tersebut terus dikembangkan dengan mengikuti tren dan selera konsumen melalui berbagai inovasi menu.
"Sejak awal membuka usaha pada tahun 2020, kami terus mencari strategi agar Kopi Kamek dapat berkembang dan memiliki tempat di tengah persaingan bisnis yang semakin meningkat," kata Widya Avila Kristianti dalam Obrolan UMKM Bicara RRI Sanggau, Senin 20 Juli 2026.
Ia menjelaskan, peluang bisnis kopi di Sanggau masih sangat terbuka karena minuman kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Melihat peluang tersebut, Kopi Kamek terus menghadirkan inovasi melalui variasi menu yang mengikuti tren dengan perpaduan komposisi kopi yang lebih modern.
Selain menu berbahan kopi, kata Widya, Kopi Kamek juga menghadirkan pilihan minuman nonkopi yang memiliki manfaat tambahan bagi konsumen. Salah satunya minuman berbahan sari bunga telang yang dikenal memiliki kandungan antioksidan tinggi dan menjadi pilihan bagi pelanggan yang memperhatikan kesehatan serta kecantikan.
"Peluang bisnis kopi di Sanggau masih terbuka, sehingga Kopi Kamek terus berinovasi menghadirkan menu kopi dan nonkopi yang mengikuti tren," jelasnya.
Menurut Widya, tantangan terbesar dalam menjalankan usaha saat ini adalah menghadapi perubahan perilaku konsumen di era digital. Pelaku UMKM dituntut mampu memanfaatkan teknologi, terutama media sosial, untuk memperkenalkan produk dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Ia menambahkan, strategi promosi digital, pelayanan yang baik, serta kemampuan membaca tren menjadi langkah penting dalam mempertahankan daya saing usaha. Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen menjadi kunci agar bisnis dapat terus bertahan serta berkembang.
"Tantangan di era digital adalah bagaimana pelaku usaha terus beradaptasi dengan teknologi dan kebutuhan pelanggan yang cepat berubah," ucapnya.
Widya berharap semakin banyak pelaku UMKM di Sanggau berani memulai usaha dan terus melakukan inovasi. Menurutnya, keberhasilan bisnis tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga kemauan belajar, konsistensi, dan kemampuan mengikuti perkembangan pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....