Sulitnya Akses Bahan Baku Halal Jadi Tantangan UMKM Kuliner
- 15 Jun 2026 16:40 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Ketersediaan bahan baku yang berkualitas dan bersertifikat halal masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak pelaku UMKM kuliner di berbagai daerah. Kondisi ini mendorong pelaku usaha untuk lebih cermat dalam memilih bahan demi menjaga mutu produk sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin peduli terhadap aspek kehalalan.
“Tidak semua bahan baku yang kami perlukan mudah ditemukan dalam kondisi sudah memiliki sertifikat halal, sehingga kami harus melakukan pengecekan lebih lanjut kepada pemasok,” ujar Pemilik Akmir Kuliner Sanggau, Siti Rohani dalam obrolan UMKM Bicara, Senin 15 Juni 2026.
Diakuinya, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal membuat permintaan terhadap makanan dan minuman yang terjamin kehalalannya terus bertambah. Selain memperhatikan rasa dan kualitas, konsumen kini juga semakin selektif dalam memastikan asal-usul bahan yang digunakan oleh pelaku usaha.
“Kami harus memastikan setiap bahan memiliki informasi yang jelas, mulai dari sumber hingga dokumen pendukungnya, agar tidak menimbulkan keraguan di kalangan pelanggan karena transparansi dalam penggunaan bahan baku menjadi salah satu faktor penting untuk membangun kepercayaan konsumen,” katanya.
Di sisi lain, kata Siti, harga bahan baku yang telah memiliki sertifikat halal sering kali lebih tinggi dibandingkan produk sejenis yang belum tersertifikasi. Meski demikian, banyak pelaku usaha tetap berkomitmen menggunakan bahan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan daya saing dan kredibilitas usaha dalam jangka panjang.
“Kami tetap berusaha mempertahankan standar kualitas dan kehalalan meskipun biaya produksi menjadi lebih besar, karena hal itu merupakan bentuk tanggung jawab kepada konsumen dan kepercayaan pelanggan merupakan aset penting yang harus dijaga melalui konsistensi dalam setiap proses produksi,” ungkap Siti.
Pelaku UMKM berharap akses terhadap bahan baku bersertifikat halal dapat semakin mudah dan merata hingga ke berbagai daerah. Dengan dukungan ketersediaan bahan yang memadai serta rantai pasok yang lebih baik, industri kuliner lokal diharapkan mampu berkembang lebih pesat sekaligus menghadirkan produk halal yang aman, berkualitas, dan terpercaya bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....